Berita :: GLOBALPLANET.news

Pelatihan Pemadaman Kebakaran yang diikuti oleh Anggota GAPKI guna persiapan menghadapi Kemarau, lapangan PTPN VII Palembang, Kamis (14/3/2019). (Foto: Rachmad Kurniawan)

14 Maret 2019 21:34:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Perusahaan anggota Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) meningkatkan kesiapsiagaan menjelang memasuki musim kemarau yang diprediksi April mendatang. Pelatihan terus dilakukan seperti mengenai peralatan yang digunakan untuk memadamkan api.

Pelatihan didampingi pasukan Manggala Agni KLHK Daops Banyuasin. Dista Andriansyah didampingi Andi Riandi, anggota Manggala Agni KLHK Daops 2 Banyuasin menjelaskan, ada dua jenis peralatan pemadaman api yakni peralatan tangan dan peralatan mekanis. Peralatan tangan digunakan sebagai permulaan untuk menyekat api sebelum api menyebar luas dan pemadaman api-api kecil.

"Untuk peralatan tangan ada 7 macam diantaranya, kepyok pemukul api, garu tajam, garu tumpul, pacul, kapak, flipper, dan sekop. Penggunaan kepyok, karena ia terbuat dari karet itu langsung ditepuk pada titik api dan ditarik untuk menutup oksigen api supaya tak menyebar, panjang kepyok biasanya 1,5 meter hingga 2 meter," beber Dista ketika dibincangi di sela-sela pelatihan, Kamis (14/3/2019).

Sementara untuk peralatan mekanis, mesin ada matrix, sumbut khusus untuk lahan gambut ukuran selang 1,5 inch hingga 2,5 inch, serta flame paste yang berfungsi sebagai cairan pendingin. "Untuk ukuran selang biasa yang kita pakai 15 hingga 30 meter tergantung sikon," sambungnya.

Sementara Andi Andriani menambahkan, selain pengenalan peralatan para peserta juga diberikan pelatihan untuk mengenal jenis selang dan penyambungan selang untuk memadamkan api.

"Ada 2 jenis selang yaitu Hermafrodit dan Maccino, yang bagus itu jenis Hermafrodit karena jenis kopling apapun bisa nyambung antara selang pertama dan selang kedua. Beda dengan Maccino yang harus sama bentuk sambungannya selain itu jenis Maccino juga mudah aus dan bocor jika tak terawat," terangnya.

Untuk penyambungan selang memiliki 3 Formasi yang pertama menggunakan satu jalur, kedua menggunakan 2 jalur dimana pemadaman menggunangkan konektor pembagi air. Dan ketiga menggunakan penyuplai yang diterapkan jika jarak pemadaman jauh serta kemiringan dataran susah apalagi titiknya jauh dari sumber air. 

"Air yang disalurkan melalui mesin penyuplai dan mesin pemadaman api masih kuat alirannya jika 10 sampai 15 selang yang digunakan tergantung konektornya," tutupnya.

Gapki mengadakan Pelatihan Pangendalian Kebakaran Lahan Dan Kebun Perusahaan Anggota Gapki Sumsel yang diselenggarakan di lapangan kantor perkebunan PTPN VII distrik Sumsel, dari tanggal 13-15 Maret 2019.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Zul Mulkan 316