Berita :: GLOBALPLANET.news

Ilustrasi

15 Maret 2019 07:45:35 WIB

JAKARTA , GLOBALPLANET - Study emperis membuktikan bahwa emisi dari konsumsi minyak sawit Uni Eropa (EU) sangat kecil. Sumber emisi terbesar dalam diet masyarakat EU adalah akibat konsumsi pangan tinggi dari bahan pangan beremisi tinggi dari pertanian domestiknya.

Masyarakat Uni Eropa (EU) merupakan masyarakat dengan pendapatan per kapita tinggi yakni sekitar USD 37 ribu atau hampir 10 kali lebih tinggi dari pendapatan per kapita Indonesia.

Sebagai masyarakat berpendapatan tinggi, konsumsi pangan juga lebih tinggi. Konsumsi per kapita EU untuk daging dan susu mencapai 80-240 Kg per kapita atau sekitar 200 persen dari rata-rata konsumsi per kapita dunia (FAO,2017). Dengan konsumsi pangan yang sangat tinggi tersebut maka emisi karbon dari diet EU juga tinggi.

Laporan studi yang dilakukan Sandstrom, et.al 2018: The Role of Trade in the GHG Footprint of EU Diets, mengungkap bahwa emisi per kapita diet EU mencapai rata-rata 1070 Kg CO2 eq, dengan kisaran 610-1460 Kg CO2 eq. per kapitan per tahun. Dengan jumlah penduduk EU sekitar 500 juta orang, maka emisi total EU dari diet saja mencapai 535 milyar Kg CO2 eq per tahun.  Top five negara EU emisi dari Diet adalah Portugal, Swedia, Finlandia, Yunani dan Belanda.

Hal yang menarik dari studi tersebut ternyata kontributor emisi Diet EU terbesar yakni 83 persen merupakan emisi  dari konsumsi produk-produk peternakan khususnya daging, susu dan telur. Sisanya  emisi dari konsumsi biji-bijian (4 persen). Jika ditelusuri emisi berdasarkan  asal usul bahan pangan, ternyata 64 persen berasal dari bahan pangan yang diproduksi dari domestik (EU sendiri) dan 25 persen berasal dari bahan pangan yang diimpor dari Amerika Latin.

Meskipun sekitar 70 persen minyak sawit yang diimpor EU setiap tahun digunakan untuk bahan pangan (edible oils), kontribusi minyak sawit sangat kecil dalam emisi Diet EU. Hal ini membuktikan bahwa argumen EU yang menuduh minyak sawit sebagai sumber emisi dalam konsumsi EU (embodied emission) dengan parameter LUCLUCF/ILUC adalah tidak berdasar. 

Mengkambinghitamkan sawit sebagai sumber emisi EU tersebut hanya mengalihkan persoalan atau menutup-nutupi emisi tinggi akibat konsumsi pangan tinggi yang bersumber dari produksi pertanian domestiknya.

Jika masyarakat EU ingin  emisi dari Diet nya, salah satu solusinya adalah menggurangi konsumsi minyak nabati produksi EU rapeseed , bunga matahari dan minyak kedelai, dan beralih ke konsumsi minyak sawit.

Sumber: Sawit. or. id

Reporter : Globalplanet Editor : M.Rohali 132