Berita :: GLOBALPLANET.news

Wali Kota Palembang Harnojoyo bertindak sebagai pembicara dalam seminar nasional Hari Air Sedunia, di Gedung Pascasarjana Unsri, Kamis (21/3/2019). (Foto: Rachmad Kurniawan)

21 Maret 2019 19:38:04 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Wali Kota Palembang H Harnojoyo mengingatkan warganya selalu menjaga Sungai Musi demi keberlangsungan hidup generasi mendatang. Saat ini, sebelas persen warga masih suka membuang sampah ke sungai.

Hal ini disampaikan dalam seminar nasional hari air sedunia yang jatuh 22 Maret, di Pascasarjana Unsri, Kamis (21/3/2019). "Hari air sedunia cocok sekali untuk mengingatkan warga Palembang tetap menjaga kualitas Sungai Musi. Kita tahu kualitas air Sungai Musi tidak bagus, sehingga kita tak bisa selalu mengandalkannya. Saat ini sedang kita upayakan membangun Embung yang berfungsi untuk menampung air hujan salah satunya akan dibangun di daerah Gandus," kata.

Di samping itu, kata Harno, hasil survei terakhir, sekitar 11 persen masyarakat masih suka membuang sampah di aliran sungai. Ini jelas menjadi perhatiannya, mengingat program yang digemakan selama menjadi wali kota adalah gotong royong yang setiap minggu.

"Prinsipnya ini hal yang harus kita ubah, karena hasil survei sekitar 11 persen masyarakat senang buang sampah di sungai. Oleh karenanya Pemerintah Kota Palembang dengan gerakan gotong royong ingin adanya revolusi mental. Agar masyarakat bersama-sama menjaga sungai," tandasnya.

Menurutnya, segala kehidupan pasti berhubungan dengan air mulai dari keperluan rumah tangga, konsumsi maupun pembangunan. Bila air tercemar maka kemungkinan air dikhawatirkan tidak bisa dikonsumsi lagi.

"Air juga harus dihormati, air elemen penting di kehidupan, yang sebenarnya bisa mendengar menurut beberapa ahli. Jadi tempat yang didatangi air seperti DAS dan sungai kita harus dirawat. Itulah penyebab air sekarang berubah dulunya jernih sekarang berubah drastis," tutupnya.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Zul Mulkan 124