Berita :: GLOBALPLANET.news

Disaksikan para petinggi di Empat Lawang, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad memotong senjata api barang bukti kejahatan di halaman Kejari setempat, Selasa (9/4/2019). (Foto: Rody Hartono)

09 April 2019 16:05:25 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET - Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang menggelar pemusnahan barang bukti (BB) kejahatan yang proses hukumnya sudah incrach. Pemusnahan di halaman kantor Kejari bersama Kapolres dan Bupati Empat Lawang serta perwakilan BNN dan instansi lainnya, Selasa (9/4/2019).

Kejari maupun Bupati Empat Lawang menegaskan, pemusnahan barang bukti merupakan bukti tidak ada toleransi bagi kejahatan. Penindakan tegas diberikan kepada semua pelaku kejahatan tanpa pandang bulu, maupun itu keluarga atau kerabat bupati dan wakil bupati.

"Dari awal pemerintahan kami telah berkomitmen tidak berkompromi dengan segala bentuk kejahatan. Siapapun orangnya mesti kita tindak, jika terbukti melakukan kejahatan," tegas Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad.

"Siapapun orangnya, mau adik bupati, ponakan bupati, keluaraga wabup, tidak ada alasan. Saya minta diproses, aparat hukum jangan ragu-ragu menindaknya," kata Bupati lagi.

Kajari Empat Lawang, Ronaldwin SH mengatakan, pemusnahan BB seyogyanya merupakan kegiatan rutin per-6 bulan sekali. Mengingat beberapa faktor, pemusnahan barang bukti penyelesaian kasus sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, dari pertengahan 2018 sampai sekarang, baru dapat dilakukan pada hari ini.

"Ini kita lakukan secara terbuka agar diketahui secara luas, untuk menujukan ke masyarakat luas sebagai bentuk atau wujud komitmen pemerintah melalui Kejaksaan, bahwa pemerintah tidak akan pernah mentolelir segala bentuk kejahatan," ungkap Kajari, Selasa (9/4/2019).

Menurut Kajari, ada beberapa peningkatan penyelesaian kasus tindak pidana selama kurun waktu 2018-2019, namun bukan berarti ada peningkatan kasus tindak pidana yang terjadi di Kabupaten Empat Lawang selama kurun waktu tersebut, karena Kejaksaan hanya berpedoman dengan data penyelesaian kasus pidana di pengadilan yang sudah incrach. "Bagaimanapun dari peningkatan ini terjadi karena meningkatnya kinerja Kapolres Empat Lawang bersama aparat kepolisian dan aparat hukum lainnya dalam mengungkap kasus tindak pidana di tengah masyarakat," jelas Ronaldwin.

Terkait BB yang ada ini, Ronaldwin kembali memaparkan beberapa BB hasil kejahatan berupa amunisi, tidak dimusnahkan pada kegiatan pemusnahan BB kali ini, mengingat faktor keamanan. Namun akan diserahkan ke pihak TNI untuk diamankan dan diperlakukan sebagaimana mestinya, mengingat tingkat keamanan pada amunisi tersebut.

Sementara itu, Kasi Barang Bukti Kejari Empat Lawang, Prabowo S SH dalam laporannya memaparkan, sejumlah BB yang dimusnahkan antara lain, kasus Narkoba dengan BB ganja paket besar sebanyak 2,5359 ons dan ganja paket kecil sebesar 506,595 gram. Total keseluruhan BB Narkotika jenis Sabu-sabu sebanyak 6,648 gram.

Selanjutnya untuk senjata api rakitan sekaligus amunisinya antara lain, 84 butir amunisi kaliber 5,56 mili meter (mm), 2 butir amunisi kaliber 38 mm, satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver, selembar sabuk kain warna hijau, 5 buah kotak amunisi merk kaliber 5,56 mm dan satu lembar kantong plastik.

Berikutnya lanjut Prabowo, sepucuk rangkaian senjata api rakitan laras pendek yang belum jadi, 8 butir amunisi kaliber 5,56 mm, sebuah selongsong amunisi kaliber 5,56 mm, sebutir amunisi FN, sebutir amunisi kaliber 38 mm, dua butir proyektil dan dua buah wadah mesiu. "Terakhir, sepucuk senjata api rakitan jenis revolver dan 2 butir amunisi kaliber 9 mm," pungkasnya.

Reporter : Rody Hartono Editor : Zul Mulkan 146