Berita :: GLOBALPLANET.news

Masyarakat Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sambangi sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PALI, Senin (15/4/2019). (Foto: Eko Jurianto)

15 April 2019 16:08:01 WIB

PALI, GLOBALPLANET - Komitmen bersama-sama mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) bebas pelanggaran, Masyarakat Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sambangi sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PALI, Senin (15/4/2019) untuk bersinergi dalam pengawasan dan pemantau proses Pemilu 17 April 2019 mendatang.

"Inti pertemuan antara Mappilu dan Bawaslu tidak lain dalam bersinergi dalam pengawasan Pemilu," ujar Asri Firmansyah, Ketua Mappilu PALI. 

Sementara itu, Iwan Dedi, Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga didampingi anggota Bawaslu PALI, Basrul SAP menjelaskan bahwa seluruh warga negara dan mempunyai hak pilih di PALI maka mereka berhak mengawasi jalannya proses Pemilu, tetapi apabila pemantau merupakan lembaga yang harus mempunyai legalitas jelas dan terdaftar pada Badan Kesbangpol. 

"Kalau pemantau bisa langsung melaporkan dan mendampingi pelaporan sampai ke MK, tetapi kalau pengawas perorangan harus melalui lembaga pemantau," ujar Iwan Dedi. 

Namun demikian, apabila ditemukan adanya pelanggaran, silahkan laporkan ke Bawaslu tetapi lengkapi dengan bukti serta berita acaranya nantinya ditegaskan Iwan Dedi Bawaslu akan menindaklanjuti laporan tersebut. 

"Sesuai moto kami, awasi, cegah dan tindak, serta bersama rakyat awasi Pemilu, bersama Bawaslu tegakan keadilan Pemilu. Jadi kalau ada pelanggaran, kami akan tindaklanjuti," tandasnya.

Reporter : Eko Jurianto Editor : M.Rohali 84