Berita :: GLOBALPLANET.news

Ilustrasi. (Foto:Ist)

15 April 2019 18:36:00 WIB

MEDAN, GLOBALPLANET.news - Salah satu upaya PT Kereta Apin Indonesia (KAI) untuk mengurangi jumlah anteran saat hari keberangkatan dengan menerapkan aturan baru yakni check-in bisa dilakukan hingga H-7 keberangkatan.

Manager Humas PT KAI Divre Sumut, Muhamad Ilud Siregar mengungkapkan, kebijakan baru ini bertujuan untuk mempermudah dan memanjakan calon penumpang KA. 

“Aturan ini akan berlaku mulai 17 Januari 2019 lalu pukul 15.00 WIB kita telah memberlakukan aturan baru check-in tersebut,” ungkapnya kepada Globalplanet.news, Senin (15/4/2019).

Dijelaskannya, aturan baru tersebut sangta sederhana dimana penumpang yang sudah mendapatkan bukti pembelian tiket kereta api berupa blanko tiket putih, email notifikasi, struk, dan e-ticket langsung dapat melakukan check-in atau mencetak boarding pass pada mesin check-in counter di semua stasiun online yang melayani KA jarak jauh.

“Check-In di seluruh stasiun online ini hanya dapat dilakukan mulai H-7 hingga H-1 selama 24 jam sebelum keberangkatan kereta api. Misalnya, penumpang KA Sribilah (Medan-Rantau Prapat) yang akan berangkat tanggal 2 Februari 2019,” terangnya. 

Kendati demikian, jika penumpang telat melakukan check-in, penumpang tetap bisa melakukan check-in di stasiun keberangkatan dan stasiun antara sesuai relasi tiket kereta api.

“Perubahan aturan ini bertujuan untuk memudahkan penumpang yang ingin melakukan check-in jauh-jauh hari dari stasiun online terdekat yang mereka inginkan. Aturan ini juga dapat mencegah keterlambatan penumpang akibat antrean check-In di mesin check-In counter pada hari keberangkatan.

Reporter : Hendrik Hutabarat Editor : Karerek 114