Berita :: GLOBALPLANET.news

Sekda OKU Timur Jumadi didampingi pejabat saat melakukan Vidcon dengan Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Foto:Ist)

18 April 2019 15:49:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Pasca pencoblosan, logistik dari beberapa PPS ke PPK OKUT Kamis (18/04/2019). Hingga siang ini, sekitar 50 persen logistik sudah bergeser dari PPS ke PPK OKUT.

Ketua KPU OKU Timur, Herman Jaya mengatakan, saat ini logistik sudah ada yang digeser dari PPS ke PPK.

Namun belum seluruhnya, karena masih ada yang belum selesai melakukan merekapitulasi.

"Saat ini masih ada PPK yang melakukan rekapitulasi,"katanya.

Dijelaskan Herman, proses pendistribusian logistik dari PPS ke PPK kotak suara tetap dibungkus plastik untuk menghindari cuaca alam yang saat ini dalam keadaan musim hujan. 

"Secara umum pergeseran kotak suara masih berlangsung namun saat ini sudah mencapai sekitar 50 persen", ungkapnya. 

Diungkapkannya, terhambatnya pengiriman logistik dari PPS ke PPK karena petugas yang melakukan penghitungan harus teliti agar tidak terjadi kesalahan salah. Selain itu, jumlah surat suara cukup banyak sehingga cukup lama dalam prpses perhitungannya.

Menurutnya, setelah logistik sampai di PPK, logistik akan disimpan di gudang PPK. Setelah berada di PPK Logistik disimpan di gudang PPK. Tingkat PPK rekap dari 18 April hingga 4 Mei 2019.

Sedangkan, tambahnya, untuk rekapitulasi dari PPK ke KPU 20 April hingga 7 Mei. Kemudian dilanjutkan rekapitulasi ke provinsi sesuai jadwal dari 22 April hingga 12 Mei dan ke KPU RI dari 25 April hingga 25 Mei 2019. 

Secara umum pelaksanaan pemungutan suaran di bumi Sebiduk Sehaluan berjalan aman lancar dan tidak ada masalah.

"Penghitungan dilakukan hingga subuh namun sesuai aturan dilanjutkan Kamis (18/04/2019) hingga pukul 00.00.WiB,"tambahnya.

Sedangkan Sekertaris Daerah OKU Timur Jumadi menambhakan, pelaksanaan Pemilu Pileg dan Pilpresberjalan aman. Untuk tingkat partisipasi masyarakat yang melaksanakan pesta demokrasi serentak ini secara persentase mencapai hingga 80 persen. 

Reporter : Dadang Dinata Editor : Karerek 381