Berita :: GLOBALPLANET.news

Ilustrasi. (Foto: Ist)

10 Mei 2019 15:31:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Kabar buruk kembali menimpa dunia pendidikan di Sumatera Selatan (Sumsel). Pasalnya, ada tujuh orang siswa dari enam Sekolah Menengah Atas (SMA) di provinsi penggagas Program Sekolah Gratis (PSG) ini tidak memiliki nilai Ujian Nasional (UN).

Diketahui ketujuh siswa ini tidak memiliki nilai lantaran dugaan aksi kecurangan yang dilakukannya saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Kompter (UNBK) yang dilakukan beberapa waktu lalu. 

Akibat dugaan kecurangan yang dilakukan 7 siswa ini, pihak Irjen Kemendikbud RI tidak mengeluarkan hasil UN bagi siswa dari enam sekolah ini. 

Ketua UN Dinas Pendidikan Sumsel, Bony Syafrian mengungkapkan, 7 siswa dan siswi tersebut berasal dari SMA negeri dan swasta di Sumsel. Mereka tidak dapat nilai UN atau nilai nol karena terbukti melakukan kecurangan,” ungkapnya kepada globalplanet.news, Jumat (10/5/2019).

Dijelaskannya, 7 siswa tersebut tentu akan mendapatkan sanksi dari sekolah dan pengawas. Sementara itu, masalah ketentuan kelulusan semuanya diserahkan ke pihak sekolah masing-masing. "Ini akan menjadi evaluasi kedepannya,” ucapnya. 

Sementara itu, Kepala Disdik Sumsel Widodo mengaku kecewa dengan apa yang telah dilakukan oknum tersebut. Tak hanya itu, pihaknya menyayangkan perilaku tidak terpuji ini terjadi di provinsi yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai provinsi paling berintegritas di Indonesia. 

“Saya kecewa, karena Sumsel yang pernah meraih provinsi paling berintegritas rusak karena ulah iseng begini,” ucapnya. 

Reporter : globalplanet Editor : Karerek 337