Berita :: GLOBALPLANET.news

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi saat meninjau stasiun LRT Ampera didampingi Walikota Palembang H Harnojoyo, Jumat (10/5/2019). (Foto: Rachmad Kurniawan)

10 Mei 2019 21:48:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Kementerian Perhubungan RI akan memaksimalkan waktu tempuh LRT Palembang menjadi lebih singkat. Hal ini diutarakan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi ketika meninjau stasiun LRT Ampera Palembang, Jumat (10/5/2019).

Bersama pemerintah Kota Palembang, Kemenhub RI tengah mempersiapkan real operation untuk LRT yang akan dimulai antara bulan Juni- Juli 2019 mendatang.

"Saya datang kesini semuanya dalam rangka mempersiakan real operation. Karena selama satu tahun ini kita masih uji coba kita dan baru mengoperasikan 6 kereta, nanti setelah jalannya operasi ini jumlah kereta akan bertambah menjadi 8 kereta," ujar Budi Karya.

Selain jumlah kereta, jelasnya, durasi hadway atau waktu menunggu LRT datang di stasiun akan ditekan menjadi 15 menit dari sebelumnya 30 menit.

"Waktu tempuh ujung ke ujung ditambah menunggu LRT datang yang awalnya 62 menit jadi 42 menit. Kita upayakan dari Stasiun Cinde-Bandara lebih rutin, dan sebagian ke DJKA," jelasnya.

Bersama pihak Pemkot Palembang, Kemenhub akan mengatur antar moda transportasi lebih bagus. Ia juga akan menyampaikan kepada pemerintah pusat agar melakukan survey big data kepada kota-kota yang memiliki jadwal sibuk yang padat.   

"Disitu akan ditambah angkutan-angkutan, sehingga warga Kota Palembang lebih efektif dalam mengatur waktu," tutupnya.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Karerek 84