Berita :: GLOBALPLANET.news

Umat Buddha Palembang berkumpul di Vihara Dharmakirti Jalan Papera Kelurahan 20 Ilir untuk merayakan hari besar Waisak, Minggu (19/5/2019).

19 Mei 2019 13:15:58 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Ribuan umat Buddha Palembang berkumpul di Vihara Dharmakirti Jalan Papera Kelurahan 20 Ilir untuk merayakan hari besar Waisak yang jatuh pada hari ini, Minggu (19/5/2019).

Pantauan dilapangan pada hari raya Waisak tahun ini ada pernak pernik khas Palembang yakni songket yang dipajang disekitar Vihara dan beberapa pakaian adat lainnya.

Ketua yayasan Buddha Kirta Anton Alamsyah mengatakan, tema Waisak tahun ini adalah cinta tanah air Indonesia.

"Tahun ini kita menambah atribut yang membuktikan kecintaan kepada tanah air, sesuai dengan tema Waisak kita tahun ini," katanya.

Anton menjelaskan, sebanyak seribu jamaah umat Buddha berkumpul di Vihara untuk memperingati tiga kejadian yang menjadi asal usul adanya hari raya Waisak.

"Hari raya Waisak juga sering disebut dengan Tri Suci Waisak pada hari tersebut ada kejadian yang penting. Pertama, Kelahiran Pangeran Sidhartha Gautama di Taman Lumbini pada tahun 623 SM. Kedua, tercapainya penerangan sempura oleh Pertama Gautana pada usia 35 tahun pada tahun 588 SM. Ketiga, mangkatnya Sang Buddha Gautama di Kusinara pada usia 80 tahun pada tahun 543 SM," tuturnya

Anton melanjutkan, tiga kejadian tersebut, kelahiran, penerangan dan kematian terjadi pada hari yang sama ketika bulan purnama di bulan Waisak.
Masih kata dia, jauh sebelum perayaan Waisak jamaah yayasannya mempraktekan perilaku vegetarian selama satu bulan dan satu pekan meditasi.

"Saya berharap umat Buddha Vihara Dharmakirti ini bisa lebih mencintai tanah air Indonesia dengan melatih diri, mendonor darah, dan mempraktekan ajaran buddha yakni kunjungan kasih," tutupnya.
 

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Karerek 88