Berita :: GLOBALPLANET.news

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK didampingi Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade saat melihat BB sepeda motor hasil kejahatan. (Foto: Ist)

21 Mei 2019 11:55:00 WIB

OKU TIMUR, GLOBALPLANET - Dalam tempo satu bulan terakhir jajaran Sat Reskrim Polres OKU Timur berhasil meringkus delapan tersangka kasus Curas dengan enam Laporan Polisi (LP) bahkan ada tersangka Curas dan Curat yang terpaksa ditembak.

Kapolres OKU Timu AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK didampingi Kasat Reskrim  AKP M Ikang Ade mengatakan, pelaku kejahatan baik Curas maupun Curat, selalu menggunakan modus  memepet dan merampas kunci kontak sepeda motor korban. Namun ada juga yang menggunakan modus  mengancam dengan Sajam dan Senpi. 

Aksi kawanan begal maupun gerandong yang selama ini sering terjadi membuat masyarakat  di OKU Timur  resah sehingga warga membantu polisi menangkap pelaku kejahatan.  Terbukti ada beberpa pelaku kejahatan yang berhasil ditangkap masyarakat,ungkapnya,terangnya.

“Barang Bukti (BB)  sepeda motor hasil giat Reskrim sebanyak 20 unit dari berbagai jenis. Jika dilihat di lapangan masyarakat lebih senang menggunakan sepeda motor hasil kejahatan dibandingkan membeli sepeda motor secara resmi di shoowrom.  Sepeda motor ini ada hasil kejahatan finence dan ada juga hasil kejahatan umum,” ungkapnya saat pers rilis, Selasa (21/05/2019).

Sedangkan tersangka Curas dan Curat yang berhasil diringkus, Budi Santoso (22) warga Desa Banban Rejo Kecamatan II, Hengki Bambang (38), Hendrian (29) Agus Saputra (20) ketiganya warga Desa Kurungannyawa Kecamatan Buay Madang, Ahmad Yani (33) Warga Desa Suka Negeri Kecamatan Cempaka, Suryadi (34) warga Desa Sumberjaya Kecamatan Belitang II, Rian (20) Desa Pakuan Jaya, Kecamatan BP Peliung.

"Masyarakat memang lebih suka menggunakan kendaraan hasil kejahatan dibandingkan membeli secara resmi," tegasnya.

Sebanyak 14 sepeda motor hasil tilang Sat lantas Polres OKU Timur selama Januari sampai  Mei 2019  tidak dapat memperlihatkan kepemilikan surat-surat yang lengkap,kata Kapolres.

Reporter : Dadang Dinata Editor : Karerek 1437