Berita :: GLOBALPLANET.news

Massa yang mentatasnamakan APM mendatangi kantor bawaslu provinsi Sumatera selatan, pada Senin (20/5/2019) . (Foto: Ist).

21 Mei 2019 12:29:56 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Bawaslu Sumsel dijadwalkan hari ini Selasa (21/5/2019) memanggil komisioner Bawaslu Muara Enim terkait laporan dari Aliansi Prabumulih Menggugat (APM) atas ketidakjelasan penanganan kasus dugaan money politik saat Pileg di wilayah Kabupaten Muara Enim.

"Bahwa Bawaslu Sumsel mengucapkan terimakasih atas masukan yang disampaikan oleh Aliansi Masyarakat Prabumulih Menggugat, kita panggil bawaslu Muara enim untuk dimintai klarifikasi terkait laporan tersebut," terang Karlisun SP MM Kasubag Hukum, Humas dan Hubal Bawaslu Sumsel.

Dan apabila memang ada bukti yang menguatkan terjadi tindak pidana pemilu, maka Bawaslu berjanji akan menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk diketahui, Senin (20/5/2019) massa yang mengatasnamakan APM mempertanyakan tindak lanjut penanganan kasus dugaan pelanggaran pemilu legislatif (money politik) di Bawaslu Muara Enim yang disinyalir tidak ada kejelasannya.

Salah satunya, kasus temuan dugaan politik uang yang diduga dilakukan oleh salah satu timses dari oknum Caleg DPRD Provinsi Sumsel Dapil 6 dalam Pileg berlangsung di Muara Enim beberapa waktu lalu.

"Kami meminta kepada Bawaslu Sumsel segera menindak Bawaslu Muara Enim sehubungan adanya temuan caleg provinsi tentang dugaan money politik. Bagi-bagi uang di rumah dinas. Temuan ada rekamannya tapi tidak ada penyelesaian yang jelas," ungkap Dimas, yang merupakan Koordinator Lapangan (Korlap) aksi damai tersebut saat orasi di depan Kantor Bawaslu Sumsel.

APM, sambung Dimas, sangat mendorong agar penyelenggara melaksanakan tugas dengan sebenarnya untuk menindaklanjuti kasus dugaan-dugaan pelanggaran Pileg yang terjadi di wilayah Muara Enim dan telah dilaporkan ke pihak Bawaslu.

Reporter : Hardoko Susanto Editor : M.Rohali 1141