Berita :: GLOBALPLANET.news

Anggota TNI dan Polri bersama Damkar, Dinsos dan Kelurahan setempat membersihkan puing bekas kebakaran yang menimpa tiga rumah warga Talang Jawa, Talang Ubi, PALI, Jumat (24/5/2019). (Foto: Eko Jurianto)

24 Mei 2019 11:01:15 WIB

PALI, GLOBALPLANET - TNI melalui Komando Distrik Militer (Koramil) 404/03 bersama Polsek Talang Ubi, Kabupaten PALI Sumsel, Jumat (24/5) melakukan pembersihan terhadap tiga rumah yang hangus terbakar Minggu (19/5/2019) lalu di wilayah Talang Jawa Atas, Kecamatan Talang Ubi.

Kegiatan yang dimulai dari obrolan ringan dari kedua pimpinan ini menjadi kenyataan setelah banyaknya kepedulian dari masyarakat dan pengusaha yang ada di Kecamatan Talang Ubi terutama di Kota Pendopo.

Seperti yang diungkapkan Kapolres Muara Enim, melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan ST MSi selaku ketua pelaksana kegiatan tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa ini merupakan bentuk kepedulian dan untuk menumbuhkan kembali jiwa gotong-royong pada masyarakat.

"Ini musibah bagi saudara kita, berangkat dari obrolan ringan kita sebagai orang timur memiliki jiwa gotong-royong, melihat keadaan ini spontan hati kita tergugah. Alhamdulillah disambut baik masyarakat yang peduli dan sejumlah pengusaha yang ada di kota Pendopo," ungkap Kapolsek Talang Ubi didampingi Komandan Ramil, Kapten (inf) Mulyadi, Jumat (24/5/2019).

Kapolsek juga menjelaskan bahwa sebelumnya juga sudah ada dari instansi akan membantu dalam pembangun rumah tersebut. "Sebelumnya memang ada dinas terkait yang akan membangun rumah tersebut, yakni dari Dinas perkim akan membantu R30 juta untuk satu unit rumah yang dibagi menjadi Rp25 juta untuk material bangunan dan Rp5 juta sebagai upah tukang. Jadi kita akan membantu kekurangan tersebut, baik itu material ataupun untuk bantuan lainnya," imbuh mantan Kapolsek SU II Kota Palembang ini.

Sementara dari Danramil yang bentindak sebagai koordinator lapangan pembangunan rumah tersebut, menjelaskan bahwa untuk hari ini hingga Minggu (26/5/2019) untuk melakukan pembersihan sisa puing-puing kebakaran dan meratakan lokasi dan posisi rumah yang nanti akan dibangun kembali.

"Hari ini kita hanya melakukan pembersihan saja hingga Minggu (24/5) mendatang. Pada Senin nanti akan dilakukan peletakan batu pertama yang Insya Allah akan dilakukan bupati. Untuk saat ini kita sudah menerima bantuan berupa 410 sak semen, uang sejumlah Rp 95.600.000 yang nantinya akan dibarangkan menjadi material bangunan," terang Mulyadi yang ikut dalam membersihkan puing-puing tersebut.

Di lokasi yang sama, Runta (50) anak dari korban Siti Nuriah (73) sangat merasa senang dengan kepedulian baik pemerintah maupun dari respon TNI-Polri yang membantu dalam pembangunan lagi rumah yang ditempati ibu kandungnya tersebut.

"Alhamdulillah sangat bersyukur dengan bantuan TNI-Polri dan masyarakat lainnya, dari Koramil Talang Ubi dan Polsek Talang Ubi, sangat membantu keluarga kami. Semoga apa yang diberikan kepada kami dapat menjadi berkah untuk semuanya," singkatnya.

Dari lokasi ketiga rumah tersebut, masih dilakukan pembersihan dari pihak TNI-Polri, Damkar, Dinsos, Kelurahan setempat dan sejumlah masyarakat serta dinas kebersihan.

Sebelumnya Minggu pagi (19/5/2019) sekitar pukul 8.30 WIB, tiga rumah di Talang Jawa Atas, Kelurahan Talang Ubi Barat menjadi sasaran sijago merah, ada 10 orang korban selamat dan 1 korban meninggal dunia.

Yakni rumah Gusti (40) yang ditempati bersana anaknya, Juarni alias Jujuk (55), Susanto (45) dan Iskandar (77) yang menjadi korban meninggal dunia. Rumah kedua ditempati Siti Nuriah dan anaknya Rizal, serta rumah ketiga ditempati oleh Ade Nopriansyah bersama Istri (Ririn) dan dua orang anaknya.

Reporter : Eko Jurianto Editor : Zul Mulkan 468