Berita :: GLOBALPLANET.news

25 Mei 2019 15:46:00 WIB

SIMALUNGUN, GLOBALPLANET - Saat ini harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar dunia terus mengalami penurunan. Berbagai pihak yang terkait industri sawit, termasuk PTPN IV, terkena imbas penurunan harga CPO ini.

"Kondisi saat ini, harga CPO turun 23% dibanding dua tahun lalu. Jika 2017 harga CPO Rp 8.500 per kliogram,  sementara posisi saat ini rata-rata harga CPO hanya Rp 6.500 per kilogram,"  kata Direktur Utama PTPN IV Siwi Peni ketika menghadiri acara peringatan Nuzul Qur’an 1440 Hijriah di Masjid Baitulkarim PTPN IV Kebun Dolok Ilir, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara,  Jumat (24/5/2019) malam.

Dari Kementerian BUMN hadir Kusnul Sholikah Nastiti Kepala Seksi Monitoring dan Evaluasi, Teddy Hutasoit Sekretaris Asisten Deputy dan Dony Gunawan staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

Unsur Forkompinda yang hadir Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan, Camat Dolok Batu Nanggar Susilo SH, mewakili Kepala Kepolisian Sektor Serbelawan.

Lalu, yang mewakili Komandan Rayon Militer 05 Serbelawan, Kelurahan/ Desa (Amansari, Dolok Mainu, Dolok Ilir Satu, Kahean, Bah Tobu, Silenduk, Padang Mainu, Bandar Selamat, Dolok Tenera, Dolok Merangir, Bahung Kahean, Bahung Huluan, Afdeling VI dan Afdeling VII).

Hadir dari PTPN IV, Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Rizal H. Damanik, Direktur Operasional Rediman Silalahi, M. Ronald suami Siwi Peni, Wakil Ketua I Ikatan Keluarga Besar Isteri Gusti Koni Pakpahan.

Ketua Umum SP-Bun Tingkat Perusahaan dan Basis, PT Prima Medica Nusantara, Pengurus P3RI Cabang PTPN IV, General Manajer Distrik, Kepala/ Wakil Kepala Bagian, Project Manajer,  Manajer, Kasubag/ Askep, Staf Subag dan undangan lain.

Situasi ini, kata Siwi Peni, membuat PTPN IV harus melakukan efisiensi-efisiensi cerdas. Namun ia memastikan beragam efesiensi itu tidak berkaitan langsung dengan proses produksi.

Karena itu, ia berharap pada tahun 2019 ini dan di tahun-tahun berikutnya, PTPN IV mendapat dukungan dari pihak Polres, Koramil, para pemangku kepentingan, serta masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan kebun PTPN IV.

Terutama, kata Siwi, agar PTPN IV terhindar dari pencurian produksi, termasuk tandan buah segar (TBS) . Karena, kata Siwi, keuntungan PTPN IV sangat diperlukan masyarakat.

Kata dia,  ada 4% dari laba bersih PTPN IV yang selalu akan dialokasikan kepada masyarakat sebagai bentuk dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada lingkungan berupa PKBL dan CSR.

Reporter : Hendrik Hutabarat Editor : M.Rohali 128