Berita :: GLOBALPLANET.news

Ketua ICMI Sumsel, Anis Sagaff foto bersama Pangdam II Swj, Mayjen TNI Irwan SIP MHum. (Foto: Karerek)

26 Mei 2019 08:34:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sumsel, Prof Anis Saggaff mengimbau masyarakat untuk mendinginkan suasana pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

"Jangan sampai ada yang bentrok fisik, proses demokrasi ini biarkan berjalan dengan kondusif dan kita jaga bersama-sama," ungkap Anis usai menggelar buka bersama warga ICMI, Sabtu malam (25/5/2019). 

Tak hanya  itu, kesempatan dalam Berbuka Puasa dan Sholat Tarawih Berjamaah Bersama Majelis Pengurus ICMI Orwil Sumsel dengan tema 
"Memperkokoh Ukhuwah Dalam Keberagaman Menuju Masyarakat Madani yang Di Ridhoi Allah SWT" di Masjid Al Ghazali, Ketua ICMI Sumsel, Prof Dr Anis Saggaff MSCE menyampaikan kepada seluruh pengurus ICMI Sumsel turut andil menjaga kondusifitas di Sumsel. 

"Hindari berita hoaks yang dapat memecah belah persatuan, sekarang tidak ada lagi 01 02, yang ada hanya 03 persatuan Indonesia," tegasnya. 

Dia menambhakan, menjaga keamanan dan kedamaian di Indonesia merupakan tugas bersama termasuk bagi warga ICMI Sumsel.

Sementara itu, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan SIP MHum yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan, kondisi keamanan pascaproses pengajuan sengketa ke Mahkamah Konstitusu, wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) masih dalam keadaan aman dan kondusif.

"Walaupun ada beberapa elemen masyarakat menyampaikan aspirasi di KPU, Bawaslu dan DPRD seperti di Jambi, Bengkulu dan Sumsel, semuanya berjalan baik. Semua aspirasi sudah diterima KPU, Bawaslu maupun Polda terkait kejadian di Jakarta. Begitu juga di Babel, semuanya kondusif," terang Mayjen Irwan.

Meski begitu, jenderal bintang dua ini tetap menghimbau kepada warga Sumbagsel untuk tetap menjaga kondisi yang baik, walaupun pilihan berbeda tetap jaga persatuan.

"Kalau ada yang tidak sesuai bisa diajukan berdasarkan konstitusi," ucapnya.

Pangdam II/Swj juga menjelaskan, pihaknya tetap siaga dalam mengantisipasi kejadian pascapemilu ini. 

"Semuanya siaga oncall di satuan masing-masing, memang sewaktu peringatan Harkitnas di Jasdam II/Swj beberapa waktu lalu, kita melakukan pemeriksaan pasukan. Hal itu hanya untuk melihat kesiapan saja jika sewaktu-waktu dibutuhkan," katanya. 

Reporter : Globalplanet Editor : Karerek 236