Berita :: GLOBALPLANET.news

Parulian Silalahi memegang surat laporan ke polisi, dan Parulian Silalahi dalam keadaan terluka (kanan). (Kolase Foto: Hendrik)

01 Juni 2019 15:33:45 WIB

MEDAN, GLOBALPLANET - Parulian Silalahi yang mengaku sebagai bagian dari tim pemenangan Sihar Sitorus, caleg PDI Perjuangan untuk DPR-RI, mengaku dipukuli Charles Panjaitan, anggota lain dari tim pemenangan Sihar Sitorus.

"Pada hari Kamis (16/5/2019) saya mendatangi kantor pemenangan Sihar Sitorus di Jl. Cipto nomor 4, Kelurahan Anggrung Medan dengan niatan mengembalikan mobil operasional pemenangan Sihar Sitorus untuk Kabupaten Samosir, sekaligus menyelesaikan seluruh perhitungan keuangan ke posko tersebut," kata Parulian dalam keterangan resmi dan tertulis kepada globalplanet.news, Sabtu (1/6/2019).

Sesampainya di posko tersebut Ia bertemu dengan Carles Panjaitan, Sarluhut Napitupulu, dan beberapa orang admin posko yang namanya tidak seluruhnya dia kenal.

Kedatangannya disambut baik Carles Panjaitan dan lainnya. Awalnya, kata Parulian, pembicaraan yang terjadi sangat hangat, termasuk membicarakan rencana tindak lanjut penggunaan dana pribadinya untuk kampanye Sihar Sitorus, dan hal lainnya. 

"Karena terkait masalah rembesan dana pribadi Carles Panjaitan mengajak saya ke ruangan bendahara untuk klarifikasi bukti-bukti pengeluaran dana pribadi. Di ruangan tersebut sudah ada saudarii Hesty selaku bendahara tim pemenangan," ujarnya.

Di ruangan itu ia bertanya soal dana dan reward yang pernah dijanjikan Charles Panjaitan. Namun hal itu dibantah Charles.

Charles lalu memanggil Partoba Pangaribuan untuk mengklarifikasi hal ini. Beberapa saat kemudian Parulian mengaku dipukuli oleh Charles Panjaitan zehingga sempat menimbulkan keributan.

Akhirnya Parulian melaporkan peristiwa pemukulan itu ke Polsek Medan.Baru dengan nomor laporan  STTLP/835/V/2019/SPKT SEK MDN BARU. 

 

Sarluhut Membantah

Llau, pa tanggapan puhak Charles Panjaitan, Sarluhut Napitupulu, dan lainnya, atas pengaduan Parulian Silalahi?

"Informasi tuduhan penganiayaan terhadap Parulian Silalahi selaku Kordinator SS Center Wilayah Samosir oleh Charles Panjaitan, Ketua SS Center, di berbagai media adalah hal yang menyesatkan, cenderung fitnah dan tendensius," ujar Sarluhut Napitupulu selaku Sekretaris SS Center dalam keterangan resmi yang diterima globalplanet.

Kata dia, yang sesungguhnya.terjadi adalah perkelahian antara Parulian Silalahi dengan Charles Panjaitan, dan perkelahian.itu tidak ada hubungannya dengan SS Center dan Sihar Sitorus selaku caleg PDI Perjuangan.

Kata Sarluhut, saat ini di antara keduanya sudah berkomunikasi dengan baik.  Mengenai janji reward atau fee untuk perolehan.suara Sihar Sitorus di Kabupaten Samosir, Sarluhut dengan tegas membantah.

"Tidak benar alias hoax iru karena Sihar Sitorus Center tidak mempunyai kebijakan seperti itu untuk seluruh tim pemenangan di 19 kabupaten dan kota.  Karena itu di 18 kabupaten/Kota dari 19 Kabupaten/Kota Dapil 2 Sumut yang lain tidak ada isu-isu yang menyesatkan seperti itu," ujar Sarluhut.

Ia menegaskan, Sihar Sitorus Center dalam bersosialisasi kepada masyarakat selalu memberikan pendidikan politik yang baik dengan menekankan secara tegas menolak politik uang.

Karena itu, kata Sarluhut,  kalau ada klaim memberikan fee atas setiap suara yang diperoleh tidaklah benar. Mengenai laporan ke polisi, Sarluhut bilang itu urusan pribadi Parulian Silalahi. Sihar Sitorus Center, kata Sarluhut, tidak tertarik menanggapinya. 

Sementara itu, Charles Panjaitan mengklarifikasi isu pemukulan terhadap Parulian. Kata Charles, yang terjadi antara dirinya dan Parulian ada 16 Mei 2019 adalah cekcok program SS Center atau pun Tim Pemenangan Sihar Sitorus selaku Caleg untuk DPR RI dari Dapil Sumut Dua.

“Dan tuduhan bahwa dianiaya adalah tuduhan yang tidak benar dan cenderung fitnah, ” kata Charles Panjaitan. 

Parulian, kata Charles,  memaksakan pembayaran reward yang bukan program SS Center. Saat itu ia telah menjelaskan ke Parulian Silalahi kalau isu reward itu tidak ada. 

"Tapi dia malah emosi, memaki-maki saya seraya memukul meja dan melemparkan topinya ke muka saya dan menantang saya berkelahi. Dan terjadilah perkelahian itu,” tegas Charles Panjaitan.

Reporter : Hendrik Editor : Zul Mulkan 323