Berita :: GLOBALPLANET.news

Polres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk saat menyaksikan rekontruksi adegan pembunuhan terhadap Sukirman Hatta, Rabu (12/6). (Foto: Hardoko Susanto)

12 Juni 2019 13:39:00 WIB

PRABUMULIH, GLOBALPLANET - Sukirman Hatta (27) korban pembunuhan di Payoputat Prabumulih Sumsel diduga dibunuh secara berencana dan sadis oleh enam pelaku. Hasil penyelidikan polisi dan didukung rekonstruksi yang diperagakan lima pelaku yang telah ditangkap, terungkap korban dimasukkan karung setelah dilukai di bagian leher.

Setidaknya terdapat delapan adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi di Mapolres Prabumulih, Rabu (12/6). Dimulai dua pelaku menjemput dan menginterogasi korban yang dicurigai mencuri sepeda motor salah satu pelaku. 

Kemudian aksi pembunuhan dimulai dimana pelaku melukai leher, membacok hingga menusuk bagian perut korban. Sebelum nafasnya berakhir, korban dipukul menggunakan balok kayu oleh tersangka yang masih DPO (PO). 

Setelah dipastikan tewas, mayat korban dimasukkan ke dalam karung yang telah disiapkan untuk dibuang ke Sungai Lematang. Namun karena jarak ke sungai terlalu jauh, akhirnya mayat korban dibuang di kebun karet warga.

"Pertama korban mau membuang mayat Sukirman Hatta di Sungai Lematang, namun susahnya perjalanan menuju Lematang dan sempat terjatuh tiga kali menuju lokasi yang direncanakan, akhirnya dibuang di salah satu kebun warga Desa Payoputat," ujar Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk didampingi Kasat Reskrim AKP Abdurrahman, Rabu (12/6).

 

PO Diduga Pelaku Utama

Ditemui usai menyaksikan proses rekonstruksi, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk mengatakan, dari lima tersangka yang telah diringkus, semunya mengarahkan pada DPO PO sebagai pelaku utama yang eksekusi korban. "PO sekarang masih kita kejar," tegas Kapolres.

Kapolres mengimbau PO segera menyerahkan diri, karena akan tetap dikejar dan ditangkap baik dalam keadaan hidup atau mati.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, lima tersangka ini kita jerat dengan pasal, 340 primer, Subsider 338, Lebih subsider 170 ayat 3 Jo pasal 55,56 dengan ancaman hukaman mati. "Pembunuhan sudah direncakan, dengan terbukti tersangka lainya membawa karung, pisau serta parang dan karung, untuk menghabisi korban Sukirman Hatta," tutup Kapolres.

Diketahui, Minggu (9/6) lalu warga dan pengendara yang melintas di Jalan Penghubung Prabumulih - Kabupaten PALI, Sumsel dibuat heboh. Seorang pria ditemukan tewas dengan kondisi yang sudah membusuk dan dipenuhi lalat.

Mayat pria yang belum diketahui identitasnya ini ditemukan seorang warga yang hendak membuang air kecil. Ketika mencium bau busuk, dan ditelusuri sumbernya ternyata sesosok mayat pria dengan wajah dipenuhi lalat. Sontak penemuan Minggu (9/6) sore ini membuat warga gempar.

Penemuan mayat Mr X tersebut, cukup menghebohkan warga. Apalagi, ditemukan tidak sengaja oleh warga ingin buang air kecil di kebun karet berjarak sekitar 10-20 meter dari jalan lintas tersebut.

Abdul, salah satu warga mengatakan, awalnya warga mau buang air kecil di lokasi kejadian. Belakangan, mencium bau busuk, ketika ditelusuri ternyata sudah ada sesosok mayat terbujur kaku. Kepalanya sudah dipenuhi lalat diduga telah lama meninggal.

Belum diketahui pasti penyebab kematian korban, tetapi ada dugaan kalau korban meninggal akibat kasus pembunuhan. "Ado warga ngomong, mayat Mr X itu ditemuke pas mampir bentar di kebun karet. Nak kencing, nyium bau busuk. Pas didekati, dak tahunyo mayat. Diperikso warga, katek identitas," jelasnya kepada petugas.

Setelah melalui proses penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi korban bernama Sukirman Hatta warga Jalan Penulal 1 RT 05 RW 04 Kecamatan Prabumulih, Sumsel.

Reporter : Hardoko Susanto Editor : Zul Mulkan 611