Berita :: GLOBALPLANET.news

Plt kepala DKPSDM kabupaten PALI Deasy Rosalia. (Foto: Ist)

13 Juni 2019 14:55:00 WIB

PALI, GLOBALPLANET - Sebanyak 137 pegawai di lingkungan Pemerintah Kota PALI bakal menerima sanksi karena bolos pada hari pertama kerja usai liburan Idul Fitri.

Sejumlah pegawai menambah libur ini merupakan temuan sidak tim gabungan Inspektorat, Dinas Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (DKPSDM) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten PALI, Senin (10/6/2019) lalu. 

Diketahui sidak tim gabungan mendapatkan 137 pegawai yang bolos kerja Tanpa Keterangan (TK) pada hari pertama masuk kerja. Ratusan pegawai indisipliner ini akan mendapatkan sanksi sesuai aturan Peraturan Pemerinta nomor 53 tahun 2010 untuk PNS, dan sesuai surat edaran Kemenpan RI.

"Kalau PNS ada 20 pegawai tanpa keterangan, sedangkan TKS ada 117 pegawai tanpa keterangan, total pegawai yang bolos atau tanpa keterangan ada 137 pegawai yang didata dari seluruh dinas, OPD dan kecamatan yang ada di Kabupaten PALI," jelas Plt kepala DKPSDM kabupaten PALI Deasy Rosalia STP MSi, Kamis (13/6/2019).

Dijelaskan Deasy, pihaknya akan berkoordinasi dengan tim sidak yang dilakukan pada hari pertama kerja kemarin, untuk memberikan sanksi pada pegawai yang bolos.

"Nanti kita akan lakukan pertemuan dulu bersama tim Sidak terkait sanksi atau hukuman disiplin yang harus diterima oleh para pegawai," ucapnya. 

Menurutnya, untuk PNS sanksinya susah jelas yakni tercantum pada PP 53 tahun 2010, kalau untuk TKS itu sudah ada Perbub tentang kode etik dan prilaku.

"Kemungkinan TKS tidak akan diperpanjang kontraknya per Juli nanti. Karena kontrak yang ada akan berakhir pada Juni ini," pungkasnya. 

Sebelumnya, Inspektur Kabupaten PALI, Kartika Yanti SH MH, juga menegaskan akan memutus kontrak para TKS yang bolos pada hari pertama masuk kerja.

"Sidak ini dilakukan untuk menegakkan kedisiplinan pegawai yang ada di lingkup Pemda PALI pasca libur dan cuti bersama sejak satu hingga sembilan Juni 2019," ucapnya. 

Menurutnya, libur lebaran sudah cukup panjang. Intruksi pimpinan meminta untuk mendata pegawai yang bolos pada hari pertama kerja.

"Yang jelas, terutama untuk TKS terancam akan diputus kontraknya," ucapnya. 

Reporter : Eko Jurianto Editor : Karerek 2421