Berita :: GLOBALPLANET.news

Kepala Seksi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Kemenag OKI H Mutawalli. (Foto: Ist)

13 Juni 2019 18:25:00 WIB

OKI, GLOBALPLANET - Jelang persiapan pelaksanaan musim haji 1440 H yang secara nasional akan diberangkatkan pada Juli mendatang, ada satu Jemaah Calon Haji (JCH) OKI meninggal dunia.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) OKI, H Syukri melalui Kepala Seksi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah H Mutawalli mengatakan, pihaknya baru Selasa lalu (11/6/2019) menerima informasi ada satu JCH yang meninggal dunia sehingga jumlah JCH asal OKI yang berangkat berkurang menjadi 700 orang dari sebelumnya 701 orang. 

"Kami sudah mendapat informasi langsung dari pihak keluarga almarhum," terangnya.

Nantinya setoran BPIH akan dikembalikan kepada pihak ahli waris, mereka yang akan mengurus semua berkasnya di Kemenag OKI. Pihak keluarga sudah ikhlas atas kepergian Almh Yatmi JCH asal Kecamatan Lempuing.

Untuk mengisi kekosongan porsi JCH ini semuanya diserahkan ke provinsi, siapa dan dari daerah mana yang menjadi penggantinya. Karena porsi tersebut tidak dapat dikembalikan atau digantikan pihak keluarga.

Disinggung soal persiapan jelang keberangkatan JCH nantinya, sambungnya sudah 90 persen. Semua JCH yang sudah masuk kuota keberangkatan tahun ini sudah melunasi BPIH.

Tinggal menunggu komando dari Kanwil Kemenag Sumsel kapan jadwal dan masuk gelombang ke berapa JCH asal OKI tahun 2019.

Rencana manasik di tingkat kabupaten akan dilaksanakan selama dua hari pada 20 dan 21 Juni mendatang di Masjid Jamik Solihin Kayuagung, kemadian dilanjutkan manasik di tingkat kecamatan selama delapan hari.

Ia mengimbau seluruh JCH tetap menjaga kesehatan dan kebugaran sembari menunggu jadwal keberangkatan sehingga tidak ada halangan berangkat. "Tahun ini ada 23 JCH lansia yang bakal diberangkatkan, dan paling tua usia 92 tahun," tandasnya.

Reporter : Eko Saputra Editor : M.Rohali 104