Berita :: GLOBALPLANET.news

(Foto: Ist)

27 Juni 2019 22:35:54 WIB

JAKARTA, GLOBALPLANET - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak gugatan persisihan sengketa hasil pemilu (PHPU) yang diajukan pasangan calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Mahkamah, permohonan pemohon tidak beralasan menurut hukum. Dengan demikian, Jokowi terus memimpin Indonesia didampingi Wapres terpilih Ma'ruf Amin hingga 2024.

Menanggapi keputusan itu, Prabowo Subianto didampingi Sandiaga Uno langsung menggelar konferensi pers. Di hadapan para awak media yang disiarkan secara langsung televisi nasional, Prabowo menyampaikan sikap negarawannya.

"Kepada semua rakyat yang telah mendukung secara ikhlas dan total. Kita baru saja mendengar keputusan MK tentang gugatan paslon 02, terhadap hasil pemilu yang diumumkan KPU. Walaupun hasil itu mengecewakan kami dan pendukung kami, kami tetap patuh dan ikuti jalur Konstitusi UUD 45 dan UU yang berlaku di negara kita," ujar Prabowo didampingi Sandiaga dan sejumlah petinggi tim BPN, Kamis (27/6) malam.

Prabowo mengatakan, pihaknya menghormati keputusan MK tersebut dan menyerahkan kebenaran dan keadilan hakiki pada Allah. "Tentu sesudah ini berkonsultasi dengan tim pendukung, apakah masih ada langka konstitusional lain yang dapat dilakukan. Kita juga akan undang pendukung, dan  pimpinan koalisi terkait langkah kedepan," katanya.

Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota koalisi yang telah bekerja keras dan loyalitas tinggi dalam pilpres.

Prabowo menegaskan bahwa perjuangan akan terus dilakukan baik melalui legislatif maupun forum lain. Karena perjuangan yang mulia dan luhur. "Kita ingin wujudkan Indonesia yang adil dan makmur, kita ingin wujudkan Indonesia yang sungguh-sungguh merdeka secara politik, ekonomi dan budaya. Kita ingin kelayakan dinikmati seluruh rakyat, kita ingin hentikan aliran kekayaan ke luar negeri, kita ingin rakyat dapat kehidupan yang wajar dan tidak ingin ada yang lapar. Itu cita-cita dan perjuangan kita," bebernya.

"Saya minta pendukung tidak berkecil hati, tetap tegar, tenang dan teguh dengan cita-cita mulia. Kita anti kekarasan dan setia pada konstitusi yakni UU 45. Kita harus pikir kepentingan yang lebih besar," tegasnya.

 

Jokowi Sampaikan Terima Kasih

Terpisah dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Jokowi didampingi KH Ma'ruf Amin juga menyampaikan tanggapan terhadap hasil keputusan MK.

"Suara sudah didengar, rakyat sudah memutuskan. Kita melampau tahapan hingga penghitungan rekapitulasi. Semua tahapan sudah kita lalui dengan terbuka dan konstitusional. Syukur Alhamdulillah kita sama- tahu hasil keputusan MK," ujar Jokowi di awal tanggapannya.

Jokowi menegaskan, keputusan MK fin dan mengikat. Sudah seharusnya kita hormati dan laksanakan bersama-sama.

"Terima kasih KPU, Bawaslu dan DKPP yang mematikan pemilu yang jujur. Terima kasih TNI-Polri, dan terima kasih MK. Pemilu berjalan aman dan jujur. Saya mengajak rakyat bersatu kembali, bersama membangun tanah air kita tercinta. Tidak ada lagi 01 dan 02, Yang ada Indonesia," tegasnya.

Menurut Jokowi, kita harus saling menghormati, presiden dan wakil presiden terpilih adalah presiden dan wakil presiden bagi seluruh rakyat Indonesia. "Presiden bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali," katanya.

Reporter : globalplanet Editor : Zul Mulkan 185