Berita :: GLOBALPLANET.news

Sebanyak 55 personil TRC BPBD PALI mengikuti latihan fisik dan mental untuk kesiapan menghadapi Karhutla di Bumi Serapat Serasan. (Foto: Ist)

03 Juli 2019 19:08:00 WIB

PALI, GLOBALPLANET - Sebanyak 55 personil Tim Reaksi Cepat (TRC) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten (Penukal Abab Lematang Ilir) PALI, Sumsel berjibaku selama dua hari di alam, guna mengasa mental dan fisik.

TRC yang terdiri dari 50 personil BPBD beserta lima orang security RSUD PALI ini mengikuti pelatihan mental dan fisik guna mengantisipasi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bumi Serapat Serasan. 

"Tujuannya tak lain agar TRC kita terampil, cepat, tanggap dan tangguh dalam penanggulangan bencana," ungkap Kepala BPBD PALI, Junaidi Anwar, Rabu (3/7).

Menurut Junaidi, pelatihan dilakukan selama dua hari tanggal 3-4 Juli 2019. Mereka akan mengikuti sejumlah latihan, seperti ketangkasan, baris berbaris serta menyebrangi sungai. Pelatihan diselenggarakan hingga malam hari. 

"Agar fisik dan mental mereka (TRC-red) siap di semua medan baik siang maupun malam hari. Sehingga dalam bencana mereka bisa menyelamatkan diri sendiri dulu sebelum menyelamatkan orang lain," katanya. 

Pelatihan-pelatihan setiap tahun digelar BPBD, seperti tahun 2017 menyelamatkan orang tenggelam, 2018 memadamkan api Karhutla dan tahun 2019 ini pelatihan 
mental dan fisik bekerjasama dengan Kodim 0404 Muaraenim.

Junaidi mengatakan, bencana yang kerap terjadi di Kabupaten PALI, yakni seperti banjir, kebakaran hutan, angin puting beliung dan tanah longsor. 

"Kedepan kita rencanakan keterpaduan seluruh OPD dalam hal penanggulangan bencana untuk saling bersinergi," katanya. 

"Selain itu, kita juga himbau kepada masyarakat mari jaga alam, maka alam akan jaga kita," imbuhnya.

Pihaknya mengklaim, saat ini yang paling sering ditemukan hotspot atau titik panas berada di Kecamatan Abab. 

"Selama Maret sampai Juni sudah 30 titik panas ditemukan di PALI dan 19 titik selama bulan Juni," ungkapnya.

Reporter : Eko Jurianto Editor : Karerek 249