Berita :: GLOBALPLANET.news

Korban Irma saat mendapatkan perawatan intensif di Ruang IGD RSUD Sekayu usai dibakar oleh mantan pancarnya, Rabu (10/7/2019). (Foto: Amarullah Diansyah)

10 Juli 2019 18:47:00 WIB

MUBA, GLOBALPLANET - Nasib tragis harus dialami Irma Fitriani (24), warga Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin Sumsek. Gadis berhijab ini diduga dibakar mantan pacar yakni IA (24), saat sedang bekerja, sekitar pukul 09.45 WIB, Rabu (10/7/2019).

Dari iformasi yang dihimpun, peristiwa yang dialami korban Irma berawal saat dirinya tengah menyapu toko pakaian di tempatnya bekerja di Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman. Saat itu, toko baru buka, hanya ada dirinya dengan sang anak pemilik toko.

Secara tiba-tiba, datang sang mantan ke toko tempat korban bekerja dan langsung menyiramkan bahan bakar berupa bensin, mendapatkan serangan secara tiba-tiba korban pun tidak dapat mengelak. Selanjutnya, pelaku langsung melemparkan sebatang korek kayu ke arah korban.

Di saat itulah, api langsung menyala membakar tubuh korban. Korban pun langsung meronta dan berlari ke tengah jalan untuk meminta pertolongan. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berusaha memadamkan api yang telah membakar tubuh korban.

Selanjutnya, korban langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan pertama dan dirujuk ke RSUD Sekayu guna mendapatkan perawatan lebih intensif. Sedangkan pelaku, melarikan diri usai membakar korban.

"Lagi kerja, tiba-tiba mantan pacarnya datang dan menyiram bensin, terus melempar korek kayu. Dibawa kerumah sakit sekitar pukul 10.30 WIB dalam keadaan sadar," ujar salah satu kerabat korban, Umria, saat dibuncangi di Ruang IGD RSUD Sekayu.

Dikatakan Umria, tidak ada percakapan apapun antara korban dan pelaku sebelum peristiwa terjadi. "Tidak ada percakapan. Semuanya melepuh, kata dokter tadi alami luka bakar sekitar 50%-60%. Itu mantan pancarnya yang tidak mau diputuskan," jelas dia.

Selama ini, sambung Umria, pihak keluarga korban mengenal baik pelaku karena bertetangga di Desa Kasmaran. Namun, beberapa tahun lalu, pelaku pindah rumah ke Sekayu. Dimana sejak tidak berpacaran lagi, pelaku sering meneror korban.

"Dulu tetangga, kita kenal dengan dia (pelaku), beberapa kali neror melalui handphone korban atau handphone ibu korban, baik telpon langsung maupun Watshaap. Sudah kita laporkan ke Polsek Babat Toman. Kita berharap pelaku dapat segera ditangkap," jelas dia. 

Terpisah, Kapolsek Babat Toman, AKP Ali Rojikin membenarkan bahwa telah terjadi peristiwa tersebut, keluarga korban telah melaporkan peristiwa itu dan pihaknya saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Ya, keluarga korban sudah melapor, sudah kita tindaklanjuti dengan melakukan pengejaran dan kita sudah mendatangi rumah pelaku namun tidak ada. Kita himbau pelaku untuk menyerahkan diri," tandas dia.

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : Zul Mulkan 460