Berita :: GLOBALPLANET.news

Tersangka saat diamankan di Mapolsek Cempaka. (Foto: Ist)

11 Juli 2019 13:32:45 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Seorang kakek berinisial RA (68) warga Desa Sukabumi, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur tega gagahi gadis di bawah umur sebut saja Mawar (15), akibat perbuatan bejat pelaku, Mawar sekarang hamil 6 bulan.

Akibat perbuatan cabulnya itu, RA diringkus Unit Reskrim Polsek Cempaka, OKU Timur pada Rabu (10/07/2019). Tersangka RA ditangkap berdasarkan laporan Polisi nomor : Lp-B / 06 / VII /2019 /Sumsel/ OkuT/sek Cempaka tanggal 09 Juli 2019.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK, melalui Kapolsek Cempaka Iptu Sumartono pada Kamis (11/07/2019) mengatakan, setelah mendapat laporan korban, pada Selasa (09/7/2019) Kapolsek Cempaka memerintahkan Kanit Reskrim dan anggota Opsnal untuk menindak lanjuti laporan tersebut.

“Karena belum ditemukan bukti permulaan yang cukup kemudian untuk menghindari hal yang tidak diinginkan lalu kita mengambil langkah cepat dengan menangkap tersangka pada Rabu (10/07/2019),” kata Kapolsek.

Berdasarkan keterangan saksi dan pemeriksaan medis Puskesmas Cempaka lalu dihubungkan dengan barang bukti, ditemukan bukti permulaan yang cukup bahwa benar tersangka yang telah melakukan perbuatan menyetubuhi korban yang masih di bawah umur.

"Kita kemudian menangkap tersangka dan sekarang masih dalam pemeriksaan," jelasnya.

Peristiwa asusila itu dilancarkan tersangka pada Minggu (07/7/2019) pukul 20.00 Wib di rumah tersangka di Desa Sukabumi, Kecamatan Cempaka OKU Timur. Terungkapnya kasus ini berawal dari kecurigaan keluarga korban yang melihat ada perubahan fisik di tubuh korban.

“Untuk memastikannya korban lalu untuk diperiksa oleh bidan setempat dan ternyata kecurigaan keluarga terbukti korban telah hamil dengan usia kandungan memasuki enam bulan,” ungkapnya.

Setelah didesak oleh keluarga, korban mengungkapkan jika yang menghamilinya tersangka RA. Tersangka mulai menggauli korban sejak bulan Desember 2018 di rumah tersangka dengan cara menyekap mulut korban dan memaksa korban untuk berhubungan layaknya suami istri.

Perbuatan itu telah berulang kali dilakukan tersangka. Terakhir kalinya korban disetubuhi tersangka pada Juni 2019. Barang bukti yang berhasil disita penyidik, satu lembar baju kaos lengan pendek warna merah muda motif garis hitam putih, satu lembar celana panjang warna merah muda.

"Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 81 UU RI NO. 35 TH 2004, Tentang Perubahan atas UU RI NO. 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara," tegasnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 452