Berita :: GLOBALPLANET.news

Kasi Datun Kejari Muba Elias Mozart Situmorang SH saat menunjukkan daftar nama-nama kontraktoe yang sudah dan belum mengembalikan kelebihan bayar. (Foto: Amarullah Diansyah)

17 Juli 2019 08:24:02 WIB

MUBA, GLOBALPLANET - Upaya menyelamatkan uang negara yang diakibatkan kelebihan bayar di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus dilakukan Kejaksaan Negeri Muba. Sejak dilakukannya Memorandum of Understanding (MoU) antara Kejari Muba dengan PUPR Muba, hingga kini sudah ada 10 kontraktor yang mengembalikan uang lebih bayar.

"Kita MoU itu pada akhir Mei, pemanggilan dilakukan pertengahan Juni lalu. Hingga saat ini, dari 30 (kontraktor) yang dipanggil. 10 diantaranya telah mengembalikan uang lebih bayar," ujar Kepala Kejari Muba Suyanto SH, melalui Kasi Datun Elias Mozart Situmorang SH.

Dikatakan Elias, nilai atau jumlah uang yang dikembalikan oleh 10 kontraktor tersebut yakni sebanyak Rp1.264.445.176, dimana seluruhnya telah disetorkan ke kas daerah. "Jumlahnya pasti bertambah karena masih tahap 1. Sudah mengembalikan itu sebesar Rp1.264.445.176, sisanya Rp5.254.423.411," kata dia.

Untuk kontraktor yang belum sama sekali mengembalikan kelebihan bayar, sambung Elias, saat ini pihaknya masih melakukan tahap negosiasi agar semuanya dapat memenuhi aturan yang berlaku. Sebab, kelebihan bayar tersebut berdasarkan temuan dari audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI.

"Kita lagi negosiasi, kita panggil lagi mereka (kontraktor) agar menyelesaikan masalah ini. Ini temuan BPK dari Tahun Anggaran 2015, 2016 dan 2017. Harus diselesaikan, jika tidak langkah lain diambil," tegas dia. Seraya menambahkan, untuk kelebihan bayar 2018 pihaknya menunggu Surat Kuasa Khusus (SKK) dari PUPR Muba.

Lebih lanjut Elias menuturkan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali pada 2019 ini, pihaknya menyarankan kepada PUPR, agar kontraktor yang belum mengembalikan uang kelebihan bayar untuk tidak diberikan pekerjaan lagi.

"PUPR sudah kita ingatkan, bagi yang belum menulasi kelebihan bayar jangan lagi diberi pekerjaan. Nanti, kalau jadi rekanan lagi, hal serupa terulang, lalu menjadi temuan lagi. Hal seperti ini jangan dibiasakan," terang dia.

Terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Muba, Herman Mayori, mengatakan, pihaknya berterima kasih dengan apa yang telah dilakukan oleh Kejari Muba dalam pengembalian kelebihan bayar pada rekanan.

"Sebelumnya kita telah berbuat dengan mengirimi surat, namun banyak yang tidak mengubris. Setelah MoU dengan Kejari Muba, banyak yang mengembalikan kelebihan bayar. Kita sangat berteima kasih kepada Kejari Muba," tandas dia.

 

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : M.Rohali 151