Berita :: GLOBALPLANET.news

Penandatanganan LKPJ Bupati PALI. (Foto: Eko Jurianto)

17 Juli 2019 17:21:06 WIB

PALI, GLOBALPLANET - Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupatrn PALI, yang bertugas untuk memeriksa Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Tahun 2018 kecewa dengan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang banyak tidak hadir saat diminta klarifikasi.

Dimana, Kepala OPD tersebut hanya mewakilkan kepada stafnya yang tidak begitu memahami laporan, sehingga anggota Pansus DPRD PALI tidak bisa melakukan interaksi dan tanya jawab.

Kekecewaan anggota Pansus tersebut disampaikan saat digelarnya Rapat Paripurna istimewa DPRD PALI dengan agenda Penyampaian LKPJ Bupati PALI Tahun 2018 yang disampaikan langsung Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM, Rabu (17/7/2019) di gedung Rapat Paripurna DPRD.

Anggota Pansus DPRD PALI dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Dedi Arman mengatakan, ketidak hadiran kepala OPD ini mengurangi profesionalitas sebagai Aparatur Sipil Negeri (ASN). Padahal, informasi yang seharusnya bisa didapat secara jelas, menjadi terhambat karena hanya diwakilkan dan bukan dihadiri langsung oleh Kepala OPD.

"Dengan  banyaknya Kepala OPD yang tidak hadir, kita takutkan akan berdampak tidak saling hargai dan saling hormati. Padahal, kita DPRD dipayungi Undang-undang," ungkap Dedi Arman dihadapan peserta rapat tersebut.

Sementara, Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM mengatakan, banyaknya kekecewaan dari anggota dewan, karena tidak bisa mengklarifikasi pekerjaan selama tahun 2018, karena Kepala OPD banyak hanya diwakili.

"Kita akan melakukan evaluasi dan meningkatkan kinerja masing-masing OPD, karena harus bekerja bersama-sama untuk membangun Kabupaten PALI," katanya.

Heri Amalindo menyatakan, akan melakukan penyegaran secara terus menerus. Penyegaran dalam arti pembinaan, jika tidak bisa dibina, maka terpaksa dilakukan penyegaran.

"Karena untuk warga PALI kita sama-sama bekerja dan mengevalusi yang bagus serta yang kurang. Jadi yang bagus dibaguskan, yang kurang bisa tambah dibaguskan. Itu juga bisa mempererat kebersamaan dalam membangun Kabupaten PALI," pungkasnya.

Reporter : Eko Jurianto Editor : M.Rohali 402