Berita :: GLOBALPLANET.news

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK saat mengintograsi tersangka berhasil ditangkap di Bali. (Foto: Dadang Dinata)

23 Juli 2019 10:56:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Setelah buron selama satu tahun, salah satu kawanan perampok bersenpi di OKU Timur akhirnya berhasil diringkus. Karena berusaha melawan akhirnya tersangka Syarkowi alias Wiko Metik (25) warga Desa Tulung Harapan, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terpaksa polisi menembak ke kakinya.

Tersangka Wiko Metik yang setiap beraksi menggunakan Senjata Api (Senpi) dibekuk anggota Opsnal Shadow Walet Polres OKU Timur setelah mendapat informasi tentang keberadaannya di daerah Dusun Sental, Desa Penida Kecamatan Nusa Penida Kalungkung, Bali.

Kasus Curas yang dilakukan komplotan ini tertuang dalam LP-B/06/VI/2018/Sumsel/OKUT/SEK BMT,05 Juni 2018 danDPO Nomor : DPO / 07 / VI / 2018 / Reskrim, tersangka dan keempat temannya merampok Korban Priyo Wicaksono (36) warga Desa Metro Rejo, Kecamatan Buay Madang Timur, OKU Timur.

Tersangka beraksi 5 Juni 2018, saat itu korban berada di gudang kandang sapi, sedang memotong daging sapi bersama dengan lima karyawannya. Tiba-tiba pelaku lewat pintu gerbang yang tidak dikunci langsung menodongkan Senjata api, lalu mengikat korban dan korban dibawa ke rumah untuk menunjukkan tempat penyimpanan harta bendanya.

Atas kejadian itu korban kehilangan uang tunai Rp23 juta, dua helai kalung emas, satu cincin dan daging sapi seberat 5 kilogram, sepeda motor jupiter mx total kerugian Rp50 juta.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP Ikang Ade, Kanit Pidum Ipda Alimin dan Kasubag Humas pada Selasa (22/07/201) mengatakan, setelah pihaknya mendapat informasi tentang keberadaan tersangka di Bali, langsung memerintahkan Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Angota Opsnal Shadow Walet Polres OKUT untuk melakukan penangkapan.

Setibanya di pulau Dewata Bali, kemudian Anggota Opsnal Polres OKU Timur pada Selasa 17 Juli 2019 Sekitar pukul 15.00 Wita berusaha menangkap tersangka. Namun tersangka mendorong anggota dan mencoba kabur dengan cara meloncat ke arah jurang dan sempat terjadi kejar-kejaran hingga akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan luka tembak pada bagian kaki.

Sebelumnya Polisi sudah menangkap tersangka Suyono dan Jumali, keduanya sedang menjalani hukuman di Rutan Cabang Martapura. Kemudian tersangka

Romlan alias Lan dan Aladin alias Aden keduanya ditembak mati. Sekarang polisi masih memburu tersangka AG (32) yang hingga kini masih buron.

Kapolres juga menambabkan setiap melnacarkan aksi komplotan ini selalu menggunakan Senpi dan tidak segan-segan melukai korban. "Kita sekarang masih memburu tersangka yang masih buron identitasnya sudah kita ketahui," terangnya.

Kopolres juga menambahkan, tidak ada kasus kadaluwarsa berkaitan masalah  kasus Curas sebelum pelakunya tertangkap. "Selama tersangkanya belum terungkap selama itu juga menjadi daftar pencaharian Orang atau biasa kita sebut DPO," pungkasnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 7187