Berita :: GLOBALPLANET.news

Ilustrasi praktik pungli di sekolah (FOTO:IST)

29 Juli 2019 12:37:15 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Dinas Pendidikan Kota Palembang menginstruksikan kepada sekolah-sekolah di Kota Palembang, baik tingkat SD maupun SMP agar dapat memanfaatkan dana BOSNAS dan BOSDA secara optimal.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto menyebut jika dana BOSNAS dan BOSDA bisa dimanfaatkan untuk segala macam kegiatan yang ada di tiap sekolah. Akan tetapi jika belum cukup, Dinas Pendidikan siap menganggarkan dana untuk menutupi kekurangan.

"Saya sependapat, apabila ada kekurangan di sekolah seperti masalah listrik ataupun ekstrakulikuler yang membutuhkan banyak anggaran di luar Bosnas dan Bosda serta tidak bisa ditangani oleh pihak sekolah yang bersangkutan maka Pemerintah Kota siap menganggarkan dana," katanya.

Ia pun menekankan kepada pihak-pihak sekolah baik SD maupun SMP agar tidak mencari celah untuk memungut pungli yang berakibat merugikan pihak siswa.

"Kami tekankan kepada sekolah jangan mencari celah untuk melakukan pungli, karena semua sudah kita anggarkan sesuai dengan aturan yang berlaku," ujarnya.

Sementara, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi kepada pihak sekolah yang masih mengadakan pungli, karena hal ini tidak diperbolehkan sesuai dengan Permendikbud.

"Kita harus sama-sama berkomitmen untuk menegakkan aturan dari Kementerian Pusat bahwa jangan sampai ada pungli dan pungutan apapun, karena semua dana yang berurusan dengan sekolah sudah dianggarkan dalam BOSNAS dan BOSDA, kalau kurang kami Pemerintah Kota siap menganggarkan dana," katanya. 

Untuk pakaian sekolah dikembalikan ke seragam lama yakni SD dan SMP cukup putih-merah dan putih-biru. Sementara seragam lain seperti pakaian muslim, batik, olahraga dan pramuka boleh dibeli di luar sekolah, karena tidak diwajibkan. "Saya ingatkan harga bajunya juga jangan melambung tinggi kalau jual di sekolah," tegasnya.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : AT Alam 159