Berita :: GLOBALPLANET.news

Ilustrasi

06 Agustus 2019 07:50:03 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Setiap harinya sekitar 56 ton sampah di wilayah Martapura diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Volume sampah setiap hari terus bertambah, kondisi ini tentu menuntut petugas kebersihan harus berjibaku melakukan pembersihan.

Volume sampah yang terus bertambah tentu menuntut agar dilakukan penambahan luas TPA. Karena TPA di Martapura yang luasnya satu hektar sekarang sudah tidak mampu untuk menampung sampah. Tinggi tumpukan sampah sudah mencapai sekitar 10 meter.

"Luas lahan TPA di Martapura harus ditambah karena kondisinya sudah over kapasitas, sudah ada perintah dari bupati untuk penambahan perluasan," kata PLT Kadin DLH OKU Timur Fauzie Bakri, Selasa (06/08/2019).

Mantan Kabag Umum Setda OKU Timur ini juga menambahkan untuk TPA di Belitang baru beroperasi dengan luas 3,8 hektar. Sekarang yang dituntut pengelolaannya agar TPA yang baru ini bisa lebih makimal.

"Untuk di Belitang lahan TPA nya baru operasional sekarang kita mengatur bagaimana caranya TPA ini bisa lebih bermanfaat," imbuhnya.

Menurut dia, saat ini DLH OKU Timur baru memiliki 12 armada angkutan sampah. Jumlah ini tentu jauh dari ideal dari kebutuhan. Sehingga perlu dilakukan penambahan.

Dari 12 armada angkutan sampah yang ada, empat armada truk sampah yang disiapkan untuk mengangkut sampah dari daerah Belitang, tujuh armada untuk Martapura dan satu di Kecamatan Buay Madang.

Sedangkan untuk jumlah pasukan kuning sebanyak 215 orang, yang berkerja setiap hari.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 73