Berita :: GLOBALPLANET.news

(Ilustrasi: Ist)

07 Agustus 2019 13:17:00 WIB

MUBA, GLOBALPLANET - Momen perayaan kemerdekaan Republik Indonesia selalu menjadi penantian para narapidana atau warga binaan. Mereka menantikan pemotongan masa tahanan atau remisi.

Di HUT ke 74 RI tahun ini, sebanyak 478 narapidana di Lapas Klas II B Sekayu bakal mendapatkan remisi, dimana satu diantaranya adalah Aldian Rojaq, alias Aji, alias Ahmad Samiji yang merupakan narapidana terotis. Aldian sendiri mendapatkan Remisi Umum 1 yakni dapat langsung bebas.

"Ya tahun ini 478 orang mendapatkan remisi. Terdiri dari Remisi Umum 2 berjumlah 459 orang kemudian Remisi Umum 1 atau yang bebas sebanyak 19 orang, termasuk narapidana teroris (Napiter)," ujar Kepala Lapas Klas II B Sekayu, Ronaldo De Vinci Talesa, Rabu (7/8/2019).

Aldian merupakan narapidana pindahan dari Rutan Cabang Salemba Mako Brimob Depok pada tahun 2015 lalu. "Kemudian pindah ke Lapas Kelas II B Sekayu tahun 2017. Nah selama di sini Aldian ini berprilakuan baik dan proaktif, tidak memiliki permasalahan," katanya.

Bahkan, sambung dia, di dalam lapas, narapidana teroris ini ikut segala aturan dan kegiatan pembinaan dan yang terpenting menandatangani pernyataan kesetiaan NKRI (negara kesatian republik Indonesia). "Ini sebagai syarat untuk justice Collaborator atau JC, remisi dan akhirnya dapat, nanti saat pembebasan Aldin akan dijemput oleh pihak Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, kemudian diantarkan ke tempat keluarganya di Medan," jelas dia.

Disinggung mengenai narapidana teroris yang lain yakni Fuad Zaki Robani, Napiter pindahan dari Lapas Kayuagung, Ronaldo mengatakan, tahun ini belum bisa mendapatkan remisi bebas. "Karena dia belum bersedia menandatangani pernyataan kepada kembali dan setia ke NKRI," tandas dia

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : Zul Mulkan 383