Berita :: GLOBALPLANET.news

Jajaran BPBD bersama Damkar saat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan semak belukar di daerah Blok C Prumnas Kapling tadi malam, Selasa, (6/8/2019).

07 Agustus 2019 13:45:00 WIB

LAHAT , GLOBALPLANET.news - Kemarau yang melanda Provinsi Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Lahat bukan hanya membuat beberapa daerah kekeringan.

Dari  catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Lahat beberapa titik hutan dan semak belukar terbakar.

Kepala BPBD Marjono SE  melalui Kepala Seksi Logistik dan Peralatan, Willem Yasa mengungkapkan, terhitung sejak bulan Agustus telah terjadi sebanyak tujuh kali kebakaran hutan dan semak belukar. 

Titik kebakaran tersebut, di antaranya, desa Keban Jaya, Kecamatan Kikim Selatan, desa Jati Kecamatan Pulau Pinang, Tebing Panjang Desa Tanjung Menang, Kecamatan Tanjung Tebat, Endikat Ilir, Kecamatan Gumay Talang ( Arah Gumay Ulu ) dan Blok C Prumnas Kapling, Kecamatan Bandar Jaya.

"Kebakaran yang terjadi  itu lokasinya hutan hutan dan semak blukar yang mudah terbakar, diduga akibat kemarau yang terjadi saat ini" ujarnya, Rabu (7/8/2019)

Willem mengimbau masyarakat diimbau agar masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, ilalang atau semak belukar, karena hal tersebut merupakan perbuatan yang melanggar hukum.

"Kita minta masyarakat untuk tidak membakar hutan dan sebagainya itu. Bagi yang merokok jangan sembarang membuang puntung rokok. Terkadang selain diakibatkan oleh kemarau juga akibat kelalaian maupun human error yang menyebabkan terjadinya kebakaran," tegasnya. 

Reporter : Ferry Andhika Editor : AT Alam 97