Berita :: GLOBALPLANET.news

Petugas kebersiha saat mengangkut sampah. (Foto: Rachmad)

13 Agustus 2019 16:01:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Jumlah tumpukan sampah di Palembang didominasi dari plastik limbah rumah tangga, yakni sebesar 50 persen.

Hal ini diutarakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, Alex Fernandus ketika dihubungi, Selasa (13/8/2019).

Alex menerangkan, untuk penduduk Palembang yang menghasilkan sampah belum bisa memastikan angkanya. Tapi saat rapat pernah dibahas untuk Sumsel ada sekitar 5 juta dari 8 juta penduduk menghasilkan sampah rumah tangga.

"5 juta itu penyumbang sampah dengan rincian rumah tangga sebagai penyumbang sampah plastik terbesar. Dengan rincian Kota Palembang penyumbang sampah sekitar 1.000 ton per harinya," ungkap Alex.

Hampir setengah armada truk yang ia miliki mengangkut sampah dari pasar yang dibawa ke TPA. Pihaknya yang hanya memiliki 80 truk untuk beroperasional. Masih sulit membagi pengangkutan sampah dari pasar maupun sampah rumah tangga perkecamatan.

"Mengenai jadwal mengangkut, hampir setengah dari armada dipenuhi sampah dari pasar yang dibawa ke TPA, wajar kalau volume belum bisa ditekan," tandasnya.

Sesuai Peraturan Walikota Palembang Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik mengenai komponen peraturan pengelolaan kebersihan dan sampah. Sambung, Alex, pihaknya sekarang selain mengangkut dan mengambil sampah disetiap pasar di kecamatan, tengah mengupayakan untuk mensosialisasikan daerah tersebut menerapkan 3R.

"Saat diangkut, saya tekankan petugas kebersihan menyelipkan obrolan kepada warga untuk membangun bank sampah berbasis 3R (reuse, recycle, reduce) agar mengurangi jumlah sampah di tempat pembuangan akhir yang sudah melebihi kapasitas. Walaupun dengan berbincang ini salah satu upaya menyadarkan masyarakat betapa bahayanya apabila sampah terus meningkat," katanya.

Menurut mantan Kasat Pol PP Kota Palembang ini, apabila di 107 kelurahan memiliki bank sampah. Maka setidaknya setiap hari ada 214 ton sampah yang dikelola dari 800 ton sampah perhari. "Jadi Palembang tidak terlalu banyak menumpuk sampah di TPS ataupun TPA," ujarnya.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : M.Rohali 306