Berita :: GLOBALPLANET.news

Tersangka Ferry bersama barang bukti diamankan. (FOTO: EKO JURIANTO)

13 Agustus 2019 18:25:32 WIB

PALI , GLOBALPLANET.news - Jajaran Polsek Talang Ubi berhasil menangkap satu dari dua pelaku pembunuhan terhadap Suarti (75) warga Dusun I Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubu Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Senin (12/8/2019).

Pelaku Feri Purnomo (22) bersama D (buron) melakukan aksi Pencurian dengan Kekerasan (Curas) pada 25 November 2016 silam yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan sejumlah tusukan senjata tajam.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono SH SIK MH, menegaskan, penangkapan terhadap Fery dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi jika Fery kerap pulang ke Desa Benakat minyak. 

"Yang bersangkutan kita tangkap di rumahnya. Tapi pelaku lain, D masih kita kejar," ujarnya.  Selain mengamankan pelaku yang diamankan di Mapolsek Talang Ubi beserta barang bukti berupa kayu, pisau, mie instans dan sajadah. "Pelaku kita jerat dengan pasal 365 KUHP tentang curat yang mengakibatkan korban menunggal dunia. Dengan ancaman seumur hidup," pungkasnya.

Menurutnya, peristiwa tersebut bermula saat kedua pelaku melakukan aksi pencurian di rumah korban pada 25 November silam.  Kedua pelaku nekat menjalankan aksinya lantaran kehabisan ongkos  untuk kabur dari kampung. 

Saat di rumah korban, pelaku Fery mengintip korban melalui celah dinding belakang rumah dan melihat korban sedang rebahan sambil menonton TV di ruang tamu.

Selanjutnya kedua pelaku masuk ke dalam rumah Korban melalui pintu dapur yang tidak terkunci. Tak lama secara perlahan berjalan menuju ke warung. Korban yang saat itu terbangun terkejut melihat ada orang lain di rumahnya. 

Saat itulah pelaku Fery langsung memukul korban hingga terjatuh. Lalu, mengambil sajadah dan menutup wajah korban. 

"Karena korban melawan itulah, D memberikan pisau kepada Ferry dan  langsung menusuk korban sebanyak empat kali," tegasnya. 

Melihat korban tak bernyawa, keduanya menggasak anting-anting di telinga korban, uang Rp700 ribu dan menguras isi warung yang sebagian besar diisi rokok dan mie instans.

Reporter : Eko Jurianto Editor : AT Alam 1683