Berita :: GLOBALPLANET.news

Passpor milik Andrey Sushakov, Ground Engineer berkebangsaan asal Rusia yang meninggal dunia.(FOTO: REDAKSI GLOBAL PLANET)

13 Agustus 2019 19:38:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Seorang teknisi heli water bombing kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan, Andrey Sushakov (43) meninggal dunia.

Meninggalnya teknisi asal Rusia ini menjadi catatan tersendiri bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Benar ada salah satu kru heli meninggal dunia bernama Andrey Sushakov. Andrey merupakan Ground Engineer asal Rusia," kata Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori ketika ditemui di kantornya, Selasa (13/8/2019)

Andrey, kata Ansori meninggal dunia di RS Siloam Palembang setelah sempat dirawat intensif. Dia disebut mengalami penyempitan pembuluh darah yang ada di otak.

"Pada 8 Agustus  Andrey  dalam keadaan libur dan tinggal di hotel. Pada pukul 17.00 WIB merasa tidak bisa bernapas dengan normal, dia kemudian dibawa ke rumah sakit dan meninggal di ruang ICU 11 Agustus," kata Ansori.

Meninggalnya teknisi heli water bombing itu kini menjadi catatan tesendiri selama musim kemarau dan kebakaran. Apalagi, tahun 2018 lalu ada juga seorang teknisi meninggal dunia karena overdosis.

"Ini jadi catatan tersendiri bagi kita. Apa lagi tahun lalu juga ada yang meninggal dunia. Itu teknisi juga, overdosis minum-minuman keras dan dari negara yang sama, Rusia," imbuh Ansori.

"Sistem kerja mereka ini kan maksimal, masuk 7 hari dan istirahat 1 hari. Biasa ini digunakan untuk istirahat, termasuk itu tadi (minum-minuman) yang sampai overdosis," katanya.

Meskipun demikian, Ansori memastikan seluruh kru dalam kondisi baik saat akan terbang. Sebab mereka selalu dilakukan pemeriksaan dan briefing secara rutin.

"Kalau mau terbang semua kondisinya baik. Kan selalu dicek oleh lanud dan tatar," katanya.

Kini, BPBD masih menunggu keluarga terkait status kepulangan Andrey. Termasuk apakah akan dilakukan otopsi atau tidak. "Sementara mayat Andrey Sushakov sudah di pindahkan ke ruang mayat di RS Siloam sebelum dilakukan otopsi. Untuk otopsi menunggu persetujuan dari pihak keluarga," katanya. 

Reporter : Rio Siregar Editor : AT Alam 103