Berita :: GLOBALPLANET.news

Gubernur Sumsel Herman Deru. (Foto: Awik)

28 Agustus 2019 16:02:38 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Pernyataan Budayawan asal Betawi, Ridwan Saidi yang menyebutkan bahwa Kerajaan Sriwijaya adalah fiktif mendapatkan reaksi keras dari Sumsel. Gubernur Sumsel Herman Deru bahkan menyebut pernyataan budayawan yang biasa disapa babe tersebut hanya mencari sebuah sensasi.

"Para ahli, arkelog sudah turun dan memang Sriwijaya itu ada. Jadi itu cuma cari sensasi saja," kata Herman Deru, Rabu (28/8/2019).

Banyak bukti sejarah dan peninggalan kerajaan Sriwijaya yang sampai sekarang ditemukan oleh para arkelog. Artinya, kerajaan ini tidak seketika muncul karena melalui banyak kajian dan penelitian para arkeolog. Seperti contoh penemuan Megalith di Sumsel bukti keberadaan Kerajaan Sriwijaya yang telah berdiri pada abad ke 7. 

"Jadi kami percaya bahwa Kerajaan Sriwijaya itu ada dengan bukti yang telah ditemukan saat ini," terangnya. 

Sebelumnya, pernyataan kerajaan Sriwijaya fiktif diketahui dari sebuah unggahan video di kanal Youtube 'Macan Idealis' pada 23 Agustus 2019 lalu. 

Video ini pun langsung viral dan mendapatkan viewer yang tinggi akibat beberapa pernyataan. Dimana, dalam video tersebut Budayawan asal Betawi, Ridwan Saidi mengatakan bahwa Kerajaan Sriwijaya fiktif. 

Video itu pun sampai ke para budayawan di Sumsel. Kini, sejumlah budayawan di Sumsel yang tergabung dalam Yayasan Tandi Pulau akan mengambil langkah hukum. Lantaran, video tersebut tergolong kejahatan ITE yang menyebarkan berita bohong, hoaks, yang tanpa data-data ilmiah, data falid.

Reporter : Awik Alim Editor : Zul Mulkan 130