Berita :: GLOBALPLANET.news

Tersangka saat masih dirawat di RS Bhayangkara Palembang, terlihat juga barang bukti jenis sabu-sabu berat bruto 25,68 gram dan 61 butir exstasi. (Foto: Ist)

30 Agustus 2019 13:42:00 WIB

PALI, GLOBALPLANET - Bandar Narkoba Rusman (34) warga Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Sumsel pemilik barang haram jenis sabu-sabu berat bruto 25,68 gram dan 61 butir exstasi, akhirnya meninggal dunia, setelah sempat dirawat di RS Bhayangkara Palembang selama dua hari. Sebelumnya tersangka harus ditembak karena melawan petugas hingga mengakibatkan lengan anggota polisi patah.

Tersangka dilumpuhkan oleh Tim gabungan yang terdiri dari Satuan Reserse Narkoba Polres Muara Enim, Polsek Gelumbang dan Polsek Lembak, karena diduga sering melakukan transaksi narkoba.

“Anggota kita sempat membuntuti pelaku, saat itu dia ingin bertransaksi narkoba di Desa Payabakal, Kecamatan Gelumbang, namun transaksi dibatalkan dan berubah ke arah perbatasan Desa Alay, Kecamatan Lembak dan Desa Modong, Kecamatan Sungai Rotan, pada 27 Agustus 2019,” ujar Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH SIK MH, melalui Kasubag Humas IPDA Muhammad Yarmi, Jum’at (30/08/19).

Pelaku sendiri menurut Yarmi, saat hendak diamankan melakukan perlawanan dan melarikan diri. Kemudian dilakukan pengejaran oleh petugas seraya memberikan tembakan peringatan ke atas.

“Pada saat pengejaran salah satu anggota sempat memegang pelaku, namun pelaku mendorong dengan keras anggota sehingga anggota terjatuh yang berakibat anggota mengalami patah tangan sebelah kanan,” kata Yarmi.

Selanjutnya tim yang lain melakukan pengejaran terhadap pelaku, dan sempat terjadi perkelahian dan perlawanan antar pelaku dan anggota. kemudian pelaku mengeluarkan senjata tajam yang diayunkan dan diarahkan kepada anggota.

"Sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan melepaskan tembakan kearah pelaku untuk menghentikan dan melumpuhkan pelaku, kemudian pelaku dibawa ke Rumah Sakit Puskesmas lembak dan dirujuk ke RS Bhayangkara beserta dua anggota yang mengalami luka akibat perlawanan Tersangka," pungkasnya

Setelah pelaku dirawat dua hari di RS Bhayangkara Palembang mengalami kritis dan pada hari Kamis 29 Agustus 2019 sekira pukul 09.45 WIB pelaku dinyatakan Meninggal Dunia, sedangkan untuk BB narkotika jenis sabu-sabu Dan extasy dibawa ke Satuan Narkoba guna dilakukan Penyidikan lebih lanjut.

Reporter : Eko Jurianto Editor : M.Rohali 7171