Berita :: GLOBALPLANET.news

02 September 2019 12:53:39 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Operasi Patuh 2019 serentak digelar Polri di seluruh Indonesia sejak 29 Agustus. Di Palembang disebut operasi patuh Musi 2019, yang hingga hari keempat telah menemukan 600 pengendara yang melanggar.

Pelanggaran tersebut diantaranya, kelengkapan keselamatan berkendara hingga surat menyurat yang tidak lengkap.

"Kebanyakan pelanggaran untuk roda dua yakni tidak memakai helm. Sedangkan, roda empat tidak memakai Safety belt," kata Kepala Satuan Lalulintas Polresta Palembang, Kompol Arif Harsono saat dihubungi, Senin (2/9/2019).

Menurutnya, jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan operasi tahun 2018 lalu. Hal ini dikarenakan makin banyak kendaraan tentunya makin banyak pelanggaran. Namun, bukan berarti ketaatan berkendara menjadi berkurang. Terkadang, pengendara paham tapi acuh dan lain sebagainya.

Dari data Satuan Lantas Polresta Palembang dan wilayah Sumsel pada tahun lalu, jumlah pelanggaran lalu lintas operasi patuh musi 2018 sejumlah 11.915 pelanggaran, meningkat 6 persen dari tahun 2017. Dengan jumlah tilang sebanyak 10.440 lembar dan teguran sebanyak 1.475. "Artinya bukan tingkat kesadaran hukum rendah, tapi perlu untuk ditingkatkan," terangnya.

Dirinya mengimbau agar pengendara selalu berhati-hati dalam berkendaraan. Tetap menggunakan alat keselamatan dalam berkendara seperti helm dan lain sebagainya. "Ingat keluarga di rumah sedang menunggu kita, jadi berhati-hatilah," tutupnya.

Untuk diketahui, operasi patuh musi 2019 ini dilaksanakan sejak 29 Agustus hingga 11 September atau selama 14 hari.

Dalam operasi patuh ini, ada beberapa target pelanggaran diantaranya tidak mengunakan helm SNI, melawan arus, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, tidak mengenakan safety belt, dan pengunaan lampu rotator atau Strobo dan lain sebagainya. 

Reporter : Alwi Alim Editor : Zul Mulkan 109