Berita :: GLOBALPLANET.news

Oknum caleg terpilih di Musi Banyuasin dilaporkan ke Bawaslu karena diduga menggunakan ijazah palsu. (Ilustrasi: Ist)

03 September 2019 15:32:00 WIB

MUBA, GLOBALPLANET - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Muba, Sumsel menerima laporan terkait dugaan penggunaan ijazah palsu yang dilakukan oknum Calon Legeslatif (Caleg) terpilih periode 2019-2024.

"Benar ada laporan dari masyarakat terkait dugaan penggunaan ijazah palsu. Ditujukan kepada Caleg terpilih," ujar Komisioner Bawaslu Muba Divisi Penindakan dan Hubungan Antar Lembaga, Husni Mubarok, Selasa (3/9/2019).

Saat ini Bawaslu tengah mendalami dugaan ijazah palsu yang dilaporkan, untuk memastikan keabsahan ijazah para caleg terpilih yang dilaporkan. "Kita sedang dalami dugaan itu," kata dia.

Disingung mengenai siapa Caleg terpilih tersebut, Husni mengatakan belum dapat menyebutkan karena masih dalam proses pemeriksaan daan masih sebatas dugaan. "Ini baru dugaan dan sedang kita dalami," kata dia.

Menurutnya, terdapat aturan yang memperbolehkan masyarakat untuk menyampaikan laporan terhadap Caleg terpilih. Dimana batas waktunya yakni sampai tujuh hari setelah dilantik atau diambil sumpah sebagai anggota DPRD. "Masih diperbolehkan menyampaikan laporan. Sekarang dalam pendalaman," ucap dia. Diketahui pelantikan disebut akan berlangsung 11 September, pekan depan.

Terpisah, Ketua KPU Muba Maryadi Mustofa mengatakan, meski ada Caleg terpilih terlibat kasus hukum, hal itu tidak akan mengubah perolehan kursi partai politik. Sang Caleg terpilih juga akan tetap dilantik jika belum ada putusan yang berkekuatan tetap (inkracht).

“Setelah dilantik, kalau memang kasusnya sudah inkracht, mungkin akan dilakukan PAW (pergantian antar waktu),” tandas dia.

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : Zul Mulkan 248