Berita :: GLOBALPLANET.news

Hendri (Kades Lalang Sembawa) dan warga yang menolong mengantarkan Jenazah. (Foto: Adi Irawan)

05 September 2019 23:46:00 WIB

BANYUASIN, GLOBALPLANET - Meninggalnya Hebat Sangaji salah satu mahasiswa baru UIN Raden Fatah Palembang saat mengikuti Diksar Menwa di Desa Lalang Sembawa, Kabupaten Banyuasin membuat Polres Banyuasin turun tangan dan langsung menyelidiki kasus tersebut.

Polisi sudah memeriksa tiga orang warga setempat untuk dimintai keterangan terkait tewasnya mahasiswa tersebut. Mereka yakni Ghofur,  Darusman dan Aswadi, ketiganya dimintai keterangan sejak pukul 20.00 Wib sampai 23.30 WIB..

Hal ini dibenarkan oleh Kades Lalang Sembawa Hendri Saat temui wartawan di Mapolres Banyuasin ketika menamani warganya yang diperiksa,  Kamis (5/9/2019) pukul 22.30 Wib. 

Menurut Aswadi warga Sembawa yang ikut membantu membawa mahasiswa tersebut ke rumah sakit menceritakan,  awalnya dia diketok mahasiswa pagi hari,  mereka mengatakan minta tolong kawannya sakit dan kaku.

"Ketika mereka membawa ke mobil, saya lihat mahasiswa itu sudah kaku,  dan saya memprediksi bahwa mahasiswa itu telah meninggal dunia," katanya. 

"Mahasiswa yang meninggal itu, kami antarkan ke RS Kartini di Kelurahan Air Batu Kecamatan Talang Kelapa,  dan dokter setempat sudah menyatakan jika mahasiswa itu telah meninggal dunia,  namun merasa masih tidak percaya teman-temannya meminta diantarkan ke RSMH Palembang," tambahnya.  

Saat di RS dirinya menunggu di luar,  dan sampai pukul 03.00WIB  dia memilih pulang.  Namun mendapatkan kabar dari mahasiswa lainnya,  bahwa orang tua mahasiswa yang meninggal minta jenazah dikembalikan ke TKP, sehingga jenazah di bawa lagi ke Sembawa. 

"Ketika orang tua jenazah datang, dibawa kembali ke RS Siti Khodijah Palembang, setelah itu saya tidak tahu lagi," pungkas dia. 

Pemerintah Desa Lalang Sembawa Kecamatan Sembawa, memberikan imbauan kepada organisasi Menwa, maupun organisasi lainnya yang melakukan diksar di Penas KTNA Sembawa. Sebaiknya juga permisi atau meminta izin baik secara tertulis maupun lisan,  agar masyarakat sekitar tahu di lokasi itu ada kegiatan, dan tahu berapa lama akan berada di lokasi itu.  

"Kami awalnya tidak tahu,  karena kamipun sebagai pelayan masyarakat siap mendampingi, terkait masalah mahasiswa yang meninggal di Sembawa," jelas dia. 

Sementara warga yang diperiksa Polres Banyuasin untuk dimintai keterangan merupakan karyawan SMK PPN Sembawa.

Reporter : Adi Irawan Editor : M.Rohali 4704