Berita :: GLOBALPLANET.news

Jaka dihadirkan dalam rilis di Mapolsek Ilir Timur I Palembang, Selasa (10/9/2019). (Foto: Alwi Alim)

10 September 2019 18:47:24 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Achmad Jaky alias Jaka, 24, harus rela membatalkan pernikahannya dengan sang pujaan hati. Calon istrinya kabur karena Jaka ditangkap polisi terkait kasus penodongan.

Jaka disebutkan salah satu pelaku penodongan terhadap pengendara sepeda motor di Jalan Letnan Jaimis, Lorong Taiping, Kelurahan Sei Pangeran, Ilir Timur I, Palembang, Sabtu (13/8/2019) lalu.

Karenanya kini Jaka bukanya menikmati bulan madu, namun harus mendekam di sel tahanan Polsek Ilir Timur I Palembang.

Di hadapan polisi, Jaka mengaku dirinya hanya diajak kedua rekannya yakni Paino, 24 dan PD (buron).

Jaka menuturkan, saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mereka melihat korban yakni Antonius Ricard melintas dan langsung menghentikan korban dengan menarik bahunya. Korban sempat melakukan perlawanan, namun mereka mengancam akan membunuhnya.

Korban pun akhirnya menyerahkan barangnya berupa handphone. Mereka pun langsung meninggalkan korban.

"Saya hanya ikut saja pak, karena saya lagi mabuk. Saya juga menunggu dimotor sedangkan yang menodong teman saya," katanya dalam  rilis di Mapolsek IT I Palembang, Selasa (10/9/2019).

Dirinya pun mengaku menyesal karena akibat kejadian tersebut ia pun harus batal menikah. Lantaran, tunangannya menolak untuk menikah di kantor polisi dan kini kabur.

"Undangannya sudah tersebar pak, rencananya tanggal 24 Agustus kemarin tapi batal karena dia (tunangan) pergi," singkatnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur I Palembang, Iptu Alkap mengatakan bahwa salah satu tersangka ini merupakan residivis yang sudah tiga kali keluar masuk penjara dengan berbagai kasus.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP ayat (1) dengan ancaman pidana 12 tahun penjara. "Kami masih memburu satu pelaku yang masih buron," katanya, Selasa (10/9/2019).

Reporter : Alwi Alim Editor : Zul Mulkan 113