Berita :: GLOBALPLANET.news

Pelantikan anggota dewan terhormat ini dilakukan di Gedung DPRD Muba, Sekayu, dalam Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Muba, Rabu (11/8/2019). (Foto: Amarullah)

11 September 2019 13:00:20 WIB

MUBA, GLOBALPLANET - 45 Anggota DPRD Muba periode 2019-2024 hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) April lalu resmi dilantik. Pelantikan anggota dewan terhormat ini dilakukan di Gedung DPRD Muba, Sekayu, dalam Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Muba, Rabu (11/8/2019).

Di periode kali ini, wajah baru menjadi penyeimbang anggota DPRD Muba, dimana dari 45 anggota terpilih, 23 diantaranya baru duduk di kursi parlemen, sedangkan sisanya 22 orang merupakan anggota incumbent.

"Hal pertama yang kita lakukan adalah menyusun alat kelengkapan dewan (AKD). Jika semuanya telah terbentuk, kita baru dorng kepentingan rakyat," ujar H Rabik, anggota DPRD Muba dari Partai Amanat Nasional.

Salah satu isu penting yang akan diperjuangkannya selama menjadi anggota DPRD Muba yakni legalitas sumur minyak tua agar dapat dikelola oleh masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kita akan dorong kepentingan rakyat, seperti legatis sumur tua agar pengelolaan diberikan kepada rakyat. Kita akan minta kepada Presiden agar diterbitkan Perpres terkait pengelolaan sumur minyak tua. Kita akan kominukasikan ini dengan DPR RI yang membawahi soal Migas," jelas dia.

Sementara, Muhammad Yamin, mengatakan, dirinya siap sekuat tenaga untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama janji-janji politik yang disampaikan selama masa kampanye.

"Salah satu fokus kita adalah penyelesaian konflik agraria, karena ini menyangkut program Presiden RI. Persoalan agraria ini menjadi masalah tersendiri bagi masyarakat, karena di Muba masih banyak terjadi konflik, terutama antara perusahan dengan masyarakat," terang Politisi PDI Perjuangan yang baru pertama kali menjadi anggota DPRD Muba ini

Terpisah, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, pihaknya berharap anggota DPRD Muba yang baru dilantik sudah mengetahui dan sudah belajar mengenai tugas kedewanan. Sehingga tidak canggung lagi dalam menjalankan kewajiban konstitusionalnya. 

"Bagi yang incumbent tentu sudah paham, tapi kita jugakan banyak yang baru, paling tidak orientasi, kemudian juga pengenalan terhadap fungsi kedewanan itu yang perlu dipelajari, agar sinergitias antara eksekutif dan legislatif tetap terjalin dengan baik," tandas dia.

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : M.Rohali 192