Berita :: GLOBALPLANET.news

Almarhum BJ Habibie. (Foto:gomuslim)

11 September 2019 19:33:33 WIB

GLOBALPLANET - Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 18.05WIB. Habibie meninggal pada usia 83 tahun.

Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie atau lebih dikenal dengan BJ Habibie merupakan seorang yang pernah menjadi Presiden ke-3 Indonesia selama 1,4 tahun dan 2 bulan menjadi Wakil Presiden RI ke-7. Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan pada 25 Juni 1936.

BJ Habibie merupakan keturunan orang Jawa (ibu) dan orang Makasar/Pare-Pare (ayah). Di masa kecil, BJ Habibie sudah menunjukkan kecerdasan dan semangatnya yang tinggi pada ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya Fisika.

Selama enam bulan, ia kuliah di Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB) dan berlanjut ke Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule, Jerman pada tahun 1955. Dengan dibiayai oleh ibunya, R.A. Tuti Marini Puspowardoyo, BJ Habibie muda membutuhkan waktu 10 tahun untuk menyelesaikan studi S-1 hingga S-3 di Aachen, Jerman.

BJ Habibie melanjutkan program doktoral setelah menikah dengan teman SMA-nya, Hasri Ainun Besari pada tahun 1962. Kemudian ia bersama dengan istrinya tinggal di Jerman. Karena keadaan ekonomi yang kala itu sedang sulit, BJ Habibie harus bekerja keras untuk membiayai kuliah sekaligus rumah tangganya.

BJ Habibie mendalami bidang Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang. Pada tahun 1965, ia akhirnya menyelesaikan progam studi S-3 dan mendapat gelar Doktor Ingenieur (Doktor Teknik) dengan indeks prestasi summa cum laude.

sumber: notepam

Reporter : globalplanet Editor : Zul Mulkan 155