Berita :: GLOBALPLANET.news

Kapolda Sumsel Irjen Drs Firli Bahuri SH, MSi disambut Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi, S.Sos, MSi dan Kapolres AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK saat tiba ke Mapolres OKU Timur. (Foto: Dadang Dinata)

15 September 2019 19:27:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Jika dulu aksi kejahatan Pencurian dengan Kekerasan (Curas) menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat di OKU Timur, sekarang sudah tidak lagi. Menurunnya angka kriminalitas ini berkas kerja sama yang baik antara Polri dan Masyarakat. Apalagi Polres OKU Timur sudah membentuk team SW untuk memberantas pelaku kejahatan di Bumi Sebiduk Sehaluan.

Demikian diungkapkan Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, SH, SIK pada saat kegiatan Tatap muka Kapolda Sumatera Selatan dengan personil Polres OKU Timur, di aula Mapolres OKU Timur, Minggu (15/9/2019).

Selama tahun 2019 sudah  banyak pelaku kejahatan  yang ditangkap, ada  18 pelaku kejahatan yang terpaksa  ditembak mati, ada yang berusaha kabur dan ada yang berusaha melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas terukur.

"Kita berusaha keras memberantas pelaku kejahatan tujuannya tidak lain untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," ungkapnya.

Sementara Kapolda Sumsel Irjen Drs Firli Bahuri SH, MSi, menjelaskan situasi Kamtibmas di suatu wilayah sangat ditentukan oleh perangkat-perangkat yang bergerak dalam bidang keamanan dan tidak boleh kalah penting peran penting masyarakat. 

Suksesnya kerja polisi sangat tergantung kerjasama dengan masyarakat. 

"Masyarakat ini artinya luas ada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, ini harus bersama-sama dengan pihak kepolisian sehingga apa yang kita cita-citakan  dalam rangka memberikan perlindungan bisa terwujud," tegasnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 516