Berita :: GLOBALPLANET.news

Kedua pelaku penyalahgunaan narkoba Junaiedi dan Ismed Riady saat diamankan di mapolres Lahat. (Foto: Ferry)

17 September 2019 12:43:00 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Lahat berhasil meringkus dua orang pengedar narkoba jenis sabu dan pil ekstasi. Keduanya adalah Junaiedi alias Pendekar (44) dan kakak kandungnya Ismed Riadi (45).

Dari kedua warga Desa Tanjung Aur, Kecamatan Kikim Tengah, Kabupaten Lahat selain mengamankan narkoba jenis sabu dan ekstasi, polisi juga mengamankan uang puluhan juta.

Terungkapnya jaringan peredaran narkoba jenis sabu ini, berawal ditangkapnya tersangka Pendekar, dengan barang bukti satu paket sedang jenis sabu dan dua butir pil ekstasi warna merah muda logo superman di dalam bungkusan yang sempat di buang pelaku untuk mengelabui petugas.

"Kemudian anggota juga melakukan penggeledahan di rumah Pendekar ditemukan uang tunai Rp 49 juta, diduga hasil dari penjualan narkoba," kata Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK didampingi Kasat Narkoba, AKP Bobby Eltarik SH saat Press Conference, di Mapolres Lahat, Selasa (17/9/2019)

Kemudian polisi terus melakukan introgasi kepada Pendekar yang merupakan spesialis pengedar narkoba jenis sabu di wilayah Kikim Area (Kikim Selatan, Kikim Timur, Kikim Barat, dan Kikim Tengah). Benar saja, rupanya pria yang mengakui telah dua tahun menggeluti bisnis barang haram itu, juga menyimpan narkoba (di gudang ) di rumah orang tuanya. Alhasil, polisi menemukan 20 paket narkoba diduga jenis sabu seberat 54.42 gram dan polisi juga mengamankan Ismed Riady.

"Mereka ini kakak beradik menyimpan narkoba di rumah orang tua di alamat yang sama. Untuk kedua orang tua saat ini masih kita jadikan sebagai saksi," ungkap Kapolres.

Kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 atau 112 ayat 2 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun.

"Kita dengan dibantu masyarakat sangat serius membersihkan peredaran narkoba di Kabupaten Lahat ini. Seperti kali ini minimal kita menyelamatkan yang lain setelah kita tangkap pengedar ini. Setidaknya 550 jiwa kita selamatkan (dengan asumsi satu jiwa satu gram menggunakan narkoba)," tutup Kapolres.

Reporter : Ferry Andhika Editor : M.Rohali 472