Berita :: GLOBALPLANET.news

Salah satu titik api yang terbakar di ruas jalan Kabupaten Empat Lawang, Kamis (19/9/2019)/(FOTO: RODI HARTONO)

19 September 2019 14:25:00 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang masih terus melakukan pendataan terhadap luas lahan yang terbakar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang H M Taufik mengatakan untuk di Kabupaten Empat Lawang, titik yang terbanyak mengalami kebakaran lahan dan hutan di sepuluh kecamatan se- Kabupaten Empat Lawang yakni Kecamatan Tebing Tinggi, Ulu Musi dan Pendopo Barat.

"Yang banyak terbakar lahan. Kalau kebakaran rumah malah lebih sedikit, kebanyakan bulan puasa dan tahun baru," ujarnya.

Menurutnya, pada tahun ini yang menonjol kebakaran lahan dan hutan di tingkat kecamatan dominan Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Ulu Musi.

"Penyebab kebakaran bisa dipicu masyarakat membuka lahan dengan cara membakar ataupun orang usil dengan sengaja membakar bisa juga memang karena alam gesekan dan setiap ada kejadian pihaknya siap untuk membantu memadam kan api. Karena ini tanggung jawab pihak Kepolisi ,TNI dan BPBD," katanya. 

Sementara itu, hingga Rabu (18/9/19) ada beberapa titik kebakaran lahan di Kabupaten Empat Lawang yakni, Desa Klumpang Jaya (Talang 12) Kelurahan Kupang (Sekip) Desa Tanjung Ning dan Sungai Berau.

Taufik menegaskan, pemadaman tersebut dilakukan secara intensif. Sayangnya, upaya tim sedikit terkendala akses karena titik api berada jauh di dalam yang sulit di jangkau. "Untuk kejadian ini, ada dugaan jika laham ini dibakar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Reporter : Rodi Hartono Editor : AT Alam 154