Berita :: GLOBALPLANET.news

Sejumlah mahasiswa membantu memadamkan karhutla. Diketahui kebakaran berkurang drastis selain karena pemadaman tim juga faktor hujan. (Foto: Ist)

27 September 2019 14:08:20 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan kini telah berkurang drastis. Selain karena penanganan yang maksimal, faktor hujan juga disebut ikut mempengaruhi berkurangnya titik api.

"Titik api sekarang sudah berkurang dari sebelumnya. Bahkan saat ini titik apinya sudah bisa dikendalikan," tegas Kapolda Sumsel, Irjen Firli Bahuri saat ditemui di Mapolda, Jumat (27/9/2019).

Beberapa faktor penyebab berkurangnya titik api, lanjut Firli, salah satunya karena hujan mengguyur 2 hari terakhir. Bahkan pemadaman darat dan udara dilakukan secara maksimal. 

"Lihat udara sudah baik, langit biru tidak ada lagi asap. Ini satgas darat dan juga satgas udara sudah kerja maksimal dan harus kita apresiasi," katanya.

Sementara Kapolres Ogan Komering Ilir,  AKBP Doni Eka mengatakan lahan yang terbakar di wilayahnya kini sudah mulai berkurang. Termasuk di dekat kawasan PT Dinamika yang menjadi sumber dari kabut asap. 

"Untuk dekat PT Dinamika titik api sudah padam. Sekarang butuh pendinginan aja di lokasi, tapi yang jelas titik api turun di beberapa lokasi," katanya. 

Selain pendinginan, satgas darat saat ini disebut sudah ditambah. Termasuk alat untuk pemadaan darat berupa pompa air dan peralatan pemdukung. 

"Alat pemadam darat sudah kita tambah, kemarin seluruh perusahaan kita undang dan minta bantuan. Alhamdulilah semua setuju menambah 2 alat pompa air untuk pemadaman," kata Doni. 

Diketahui Ogan Komering Ilir merupakan salah satu wilayah penyumbang asap di Sumatera Selatan. Selain itu, daerah lain adalah Musi Banyuasin dan Ogan Ilir.

Sementara berdasarkan catatan BMKG di situs resminya, kualitas udara di Kota Pempek kini terus membaik. Di mana kualitas udara yang sebelumya sempat menyentuh ststus udara tidak sehat dan berbahaya, kini mulai berstatus sedang dan mendekati baik. 

Reporter : Rio Siregar Editor : Zul Mulkan 104