Berita :: GLOBALPLANET.news

Sungai Lematang di Kabupaten Lahat. Pemkab setempat mengimbau kepada warga untuk mengurangi aktivitas pembukaan lahan di sekitar sungai untuk mengurangi kerusakan lingkungan. (FOTO: IST)

30 September 2019 10:26:59 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Pemkab Lahat mengimbau kepada seluruh masyarakatnya untuk tidak membuka lahan di sekitar arean bantaran sungai.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat, Drs H Misri MT, menyebut jika upaya pembukaan lahan di area tersebut ada peraturannya. Termasuk harus memperhatikan jarak lahan dengan bantaran sungai.

"Kalau sungai kecil, lahan yang dibuka harus berjarak 50 meter dari bibir sungai," katanya di Pemkab Lahat,  Senin (30/9/2019). Sedangkan sungai besar jarak yang harus diperhatikan 70 meter dari bibir sungai. Kenyataannya, masyarakat Kabupaten Lahat tidak memperhatikan aturan itu.

Minimnya sosialisasi diperkirakan menjadi penyebab banyak masyarakat membuka atau menggarap bantaran sungai, yang mestinya tidak boleh digarap. "Disinilah peran camat untuk melakukan sosialisasi," ujar Sekda Lahat, Januarsyah Hambali secara terpisah.

Menurutnya penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), menjadi wajib sebagai dasar dalam pembangunan berkelanjutan, tentunya dengan memperhatikan lingkungan hidup tanpa adanya kerusakan.

"Harapannya, OPD dan Pokja, dapat penyampaian informasi, data secara kongkrit, sesuai dengan tupoksi," pungkasnya.

Reporter : Ferry Andhika Editor : AT Alam 92