Berita :: GLOBALPLANET.news

Dalam beberapa jam terakhir terjadi beberapa kebakaran di Kota Palembang yang mengakibatkan banyak bangunan terbakar. (Foto: Tangkapan Layar/Ist)

06 Oktober 2019 14:17:35 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Hanya kurang dari 16 jam, tiga bencana kebakaran terjadi di Kota Palembang. Selain menimpa delapan rumah di lokasi berbeda, kebakaran menimbulkan korban tewas.

Pertama kebakaran terjadi di Jalan AKBP HM Amin Kelurahan 18 Ilir atau biasa disebut Serelo belakang Internasional Plaza (IP). Kebakaran yang terjadi pukul 20.44 menghanguskan enam bangunan di lokasi yang dikenal kawasan percetakan Serelo. Empat unit mobil kebakaran dikerahkan dan api baru dapat dipadamkan hampir dua jam kemudian.

Kemudian kebakaran juga terjadi di Jalan Joko, Talang Semut Bukit Kecil Palembang. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 05.00WIb tadi pagi, Minggu (6/10/2019) ini selain mengagetkan warga sekitar juga menimbulkan korban jiwa. Diketahui salah seorang penghuni rumah milik Widya Kusuma itu tewas dalam kejadian itu.

Ali Akbar pegawai Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Palembang mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan telah terjadi kebakaran di Jalan Joko sekitar pukul 05.30 WIB di belakang SMPN 1 Palembang.

"Meninggal dunia satu orang identitasnya perempuan nama belum kami ketahui yang pasti keluarga penghuni rumah. Informasinya almarhumah memang sedang dalam keadaam sakit," ujar Ali ketika dikonfirmasi, Minggu (6/10/2019).

Ia menyebut dugaan penyebab api muncul sementata belum diketahui. Dalam peristiwa tersebut setidaknya ada 7 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan. Dan api baru bisa dipadamkan pukul 08.05 WIB.

"Untuk total kerugian akibat kebakaran tersebut belum bisa kita jumlahkan, masih dalam konfirmasi dan pendataan," pungkasnya.

Masih di hari yang sama, pihaknya juga menerima laporan terjadi kebakatan sekitar pukul 11.42 WIB menimpa depot kayu 2 Putri di Jalan Anggada Kecamatan Kalidoni. Pihaknya menurunkan lima unit mobil damkar untuk memadamkan api agar tidak meluas.

"Unit kami sudah meluncur kesana hingga setelah shalat Zuhur api sudah masuk tahap pendinginan, untuk penyebabnya belum diketahui," tutupnya.

Di musim kemarau saat ini, api yang muncul dengan cepat membesar dan membakar apapun di sekitarnya. Untuk itu, warga diimbau berhati - hati dan waspada. Warga diingatkan selalu hati - hati dan rutin mengecek listrik dan instalasinya. Kemudian diingatkan tidak lalai dengan kompor atau api di dapur. "Jangan meninggalkan rumah dengan kompor yang masih menyalah," katanya mengingatkan.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Zul Mulkan 353