Berita :: GLOBALPLANET.news

Aktivitas pemadaman lewat jalur udara melalui Helikopter (FOTO: IST)

10 Oktober 2019 15:52:37 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan belum berakhir.

Meski sudah diguyur hujan, namun kebakaran lahan masih saja berlangsung. Berdasar data satelit Lapan, ada 342 titik panas di Sumsel pada 10 Oktober 2019 dengan  120 titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 80 persen.

“Kami sudah cek di lapangan dengan helikopter patroli, kebakaran terbanyak masih terjadi di OKI. Juga ada di Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Muara Enim dan lainnya, namun jumlah titiknya tidak banyak,” jelas Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan, Ansori di Palembang, Kamis (10/10/2019).

Menurutnya, pihaknya sudah menurunkan satgas darat dan satgas udara untuk pemadaman di OKI.

“Kita sudah turunkan tiga helikopter waterbombing ke OKI. Karena memang lokasi terbakar sulit diakses tim darat. Sementara dua helikopter waterbombing diarahkan ke Musi Banyuasin,” katanya.

Karena masih banyaknya daerah terbakar di Sumsel, kata Ansori, pihaknya mendapatkan  bantuan helikopter tambahan dari BNPB. Satu helikopter waterbombing itu merupakan peralihan bantuan BNPB yang selama ini memadamkan karhutla di Riau.

“Karena Riau dinilai sudah tidak banyak karhutla, BNPB menempatkan satu helikopter ke Sumsel. Sebab di Sumsel, karhutla masih terjadi dan meluas. Hujan memang terjadi di Sumsel tapi sporadis, dan belum mampu memadamkan semua daerah yang terbakar di Sumsel,” katanya.

Dengan penambahan tersebut, saat ini di Sumsel ada 10 helikopter, dimana dua diantaranya difokuskan untuk patroli. Terkait dengan upaya TMC (teknik modifikasi cuaca), saat ini belum bisa dilakukan karena mengingat awan penghujan belum ditemukan.

“TMC agak sulit karena awan penghujan tidak ada. Pesawat TMC standby di Lanud Sri Mulyono Herlambang,” katanya.

Ansori menyebutkan, luas area terbakar di wilayahnya akibat bencana karhutla mencapai 106.307 hektare. Total luasan itu tersebar di 11 daerah di wilayah Sumatera Selatan.

Pihaknya merincikan, untuk luasan lahan terbakar lainnya di Sumatera Selatan, yakni Kabupaten OKI dengan luas lahan yang terbakar mencapai 40.165 hektare, Kabupaten Muba seluas 30.279 hektare, Kabupaten Banyuasin seluas 18.094 hektare, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) 6.276, Kabupaten Ogan Ilir (OI) 5.418 hektare, Kabupaten Muara Enim 2.019 hektare, Kabupaten Musi Rawas (Mura) 2.047 hektare, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 1.561 hektare, Kota Palembang 264 hektare, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur 152 hektare.

Reporter : Rio Siregar Editor : AT Alam 153