Berita :: GLOBALPLANET.news

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK saat memimpin gelar pasukan Operasi Zebra 2019. (Foto: Ist)

23 Oktober 2019 11:02:41 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Dalam mengatasi permasalahan lalu lintas tidak bisa berdiam diri, melaikan wajib bertindak dan melakukan berbagai macam upaya. Dalam hal ini menciptakan pemerintah yang bertanggungjawab dalam membina dan memelihara Kamseltibcarlantas.

Demikian diungkapkan Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, SH, SIK, saat membacakan sambutan Kapolda Sumsel pada apel gelar pasukan Operasi Zebra 2019 yang berlangsung dari 23 Oktober  hibgga 5 November 2019 yang berlangsung di halaman Mapolres OKU Timur pada Rabu (23/10/2019).

Gelar pasukan ini untuk mengetahui sejauhmana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya. "Sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan," katanya.

Data jumlah kecelakaan lalulintas pada pelaksanaan Operasi Zevra Musi pada 2018 sebanyak 32 kejadian, sedangkan periode 2017 swbanyak 32 (tetap) maupub 0 persen. 

"Jumlah korban meninggal dunia pada pelaksanaan Operasi Zebra Musi 2018 sebanyam 15 orang, mengalami penurunan sebanyak tida orang maupun turun 17 persen dibandingkan periode sebelumnya 2017 sebanyak 18 orang," ujarnya.

Sedangkan jumlah pelanggaran lalu lintas pada Operasi  Zebra musi 2018, sebanyak 19.295 lembar, sedangkan pelanggaran lalu lintas 2017 sebanyak 17.260 lembar, mengalami peningkatan sebanyak 2.035 lembar maupun 12 persen dengan jumlah tilang sebanyak 17.009 lembar.

"Pada pelaksanaan Operasi Zebra Musi 2019 mengambil tema Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat guna mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang akan dilaksanakan selama 14 hari," tegasnya. 

 

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 327