Berita :: GLOBALPLANET.news

Kasat Lantas Polres Muba AKP Candra Kirana saat melakukan olah TKP kecelakaan, mobil truk tangki bermuatan CPO menabrak sebuah rumah hingga hancur di Musi Banyuasin, Rabu (23/10/2019). (Foto: Amarullah Diansyah)

23 Oktober 2019 14:23:00 WIB

MUBA, GLOBALPLANET - Sebuah truk tangki bermuatan crude palm oil (CPO) dengan nopol polisi BG 8040 IA menabrak rumah warga di Desa Epil Kecamapatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel. Dalam peristiwa ini, membuat pemilik rumah Iriansyah (44) sekeluarga yakni istri dan ketiga anaknya ditimpa dinding rumah saat tertidur lelap, dini hari tadi (Rabu, 23/10).

Keempat korban yang ditimpa dinding rumah ini yakno Iriansyah (44) dan istrinya Erlina (40) dan ketiga anaknya yakni Ayulandari (17), Aglen Aditya (12), dan Haikal (2,5). "Awalnya saya dengar suara gruduk-gruduk, lalu tiba-tiba benturan keras. Setelah itu kita langsung tertimpa dinding," ujar Iriansyah.

Saat peristiwa terjadi, sambung dia, posisi dirinya, istri dan anak paling bungsu berada di kamar depan. Sedangkan dua anak lainnya berada di kamar belakang, dimana semuanya sedang terlelap tidur.

"Saya tidak ingat apa-apa lagi, yang saya tahu menyelamatkan anak-anak. Saya keluarkan istri dan anak saya paling kecil terlebih dahulu. Selanjutnya saya langsung selamatkan dua anak yang lain," kata dia.

Saat keluar rumah, mobil tangki CPO yang menabrak rumahnya, kata Iriansyah, dalam keadaan terbakar pada bagian depan, sebab mobil tersebut juga menabrak tempat jualan minyak eceran. "Saat itu mobil di bagian depan terbakar. Kita takut meledak, tetangga semua keluar dan langsung lakukan pemadaman," ucap dia.

Beruntung kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, kelima korban yang sempat tertimpa dinding rumah berbahan batu hanya mengalami luka-luka. Sedangkan sang sopir mobil tanki CPO melarikan diri usai mengalami kecelakaan. "Rumah saya rata sama tanah, seluruh perabot hancur termasuk motor. Anak saya luka-luka karena tertimpa dinding batu," kata dia.

Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, melalui Kasat Lantas Polres Muba AKP Candra Kirana, mengatakan pihaknya sudah turun kelokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan para korban serta saksi-saksi lainnya.

"Kita sudah lakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan sementara patut diduga ini murni kesalahan supir dan ada unsur kelalaian, karena kondisi jalan baik, lurus dan penerangan cukup. Supir melarikan diri, tapi kita tahu perusahaannya," jelas dia.

Dikatakan Kirana, pihaknya akan memanggil pihak perusahaan agar bertanggung jawab dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik. Jika tidak, maka akan diproses secara hukum. "Perusahaan harus bertanggung jawab. Mobil untuk sementara tetap dilokasi kejadian, nanti akan dievakuasi karena itu barang bukti," tandas dia.

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : Zul Mulkan 202